Tragis! Empat Tahun LAM Pekanbaru Menanti Perda

Redaksi Redaksi
Tragis! Empat Tahun LAM Pekanbaru Menanti Perda
ilustrasi
Tragis! Empat Tahun LAM Pekanbaru Menanti Perda
PEKANBARU, riaueditor.com- Hingga empat tahun berturut-turut Lembaga Adat Melayu (LAM) Pekanbaru mengajukan Ranperda ke DPRD Kota Pekanbaru namun tidak diakomodir. Tragis memang jika hingga kini LAM Pekanbaru belum memiliki Perda.
 
Sekretaris Dewan Pimpinan Harian (DPH), Afrizal Usman sangat mengharapkan pengajuan Ranperda LAM masuk di tahun 2015 bisa dijadikan Perda LAM Pekanbaru sehingga bisa digunakan.

"Kita berharap Ranperda LAM yang masuk bisa jadi Prioritas. Karena kita sudah menunggu empat tahun lamanya Perda LAM tak kunjung disahkan," keluh Afrizal Usman ketika dikonfirmasi di kantor DPRD Kota Pekanbaru, Selasa (3/2/15).

Afrizal berharap Ranperda yang sudah diajukan dapat segera dibahas dan secepatnya direalisasikan. "Ini menjadi dasar kita bagaimana menjalankan roda organisasi yang mengacu pada aturan yang ada," tuturnya.

Hal yang dianggap penting, diungkapkan Afrizal Usman, setiap bantuan Pemerintah masuk ke LAM, tidak boleh dapat berulang. Jika Perda sudah ada, payung hukum jelas sehingga bantuan ke masyarakat terakomodir.

Sekretaris Kota (Sekko) Pekanbaru, Syukri Harto mengaku Ranperda LAM pernah diajukan dari tahun 2010 lalu, ternyata sampai sekarang belum terakomodir dan belum dibahas juga.

"Sekarang ini kita nyatakan ke dalam skala prioritas. Saya juga tidak tahu kenapa dulu sampai tidak dibahas," paparnya. (eza)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini