Dewan Pertanyakan Bono Tak Masuk Destinasi Wisata Nasional 2015

Redaksi Redaksi
Dewan Pertanyakan Bono Tak Masuk Destinasi Wisata Nasional 2015
Nazzarudin Arnazh
PKL.KERINCI, riaueditor.com - Kecewa dan kesal terlihat jelas dari mimik wajah Nazzarudin Arnazh saat disinggung soal tidak masuknya ombak Bono Teluk Meranti yang menjadi incaran peselancar manca negara dalam Destinasi Wisata Nasional yang tertuang dalam Rencana Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, dalam Peraturan Presiden RI nomor 2 tahun 2015.

"Aneh dan tidak wajar saja. Padahal Kementerian Parwisata dan Ekonomi Kreatif (Parenkraf) RI menargetkan tahun 2015 ini Bono masuk dalam daftar pembangunan nasional destinasi wisata di Indonesia. Namun apa yang terjadi, Ombak Bono yang sudah digadang-gadang promosinya go internasional tak dilirik Pusat. Sejujurnya ini ada apa," ungkapnya kepada riaueditor baru-baru ini.

Menurut Nazarudin, tidak sedikit anggaran daerah yang terkuras untuk mempromosikan Bono ke tingkat Nasional maupun Internasional. "Saya pertanyakan ini dengan Pemkab Pelalawan terutama Dinas Budaya Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Palalawan. Pengumuman 15 destinasi wisata nasional tahun 2015 tak masuk Ombak Bono. Sampai-sampai perwakilan destinasi wisata di Riaupun tak ada. Harusnya Disbudparpora Pelalawan bergerak cepat. Ini pengumumannya 2 pekan lalu malah sekarang baru dipertanyakan. Apa sebenarnya kekurangan kita. Berbagai penghargaan telah didapat Bono, event nasional dan internasional surfing juga sering digelar. Kementerian Parenkraf bersama Bappenas dan lembaga lainnya juga mengakui Bono namun hasilnya Nol besar," ucapnya.

Nazarudin mendesak Pemkab Pelalawan mempertanyakan hal ini kepada Pusat. " Apa kekurangan kita. Selanjutnya apapun hasil dari pertemuan nanti harus dipublikasikan sehingga masyarakat Pelalawan tahu. Saya pribadi sedih saja upaya kita tak dihargai oleh Pusat. Segera lakukan evaluasi total tanpa menyurutkan semangat membangun destinasi wisata di Pelalawan seperti Bono. Hanya ada 2 di dunia setahu saya ombak dahsyat yang terjadi di Sungai salah satunya ya Ombak Bono Teluk  Meranti," tutupnya.

Untuk diketahui, 15 prioritas destinasi wisata nasional yang tertuang dalam Rencana Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, dalam Peraturan Presiden RI nomor 2 tahun 2015 yakni Nias (Sumut), Toba (Sumut), Sabang (NAD), Raja Ampat (Papua Barat), Anambas (Kepri), Wakatobi (Sulteng), Toraja (Sulsel), Bunaken (Sulteng), Ijen-Baluran (Jatim), Flores (NTT), Mandeh (Sumbar), Tanjung Kelayang (Babel), Tanjung Puting (Kalteng), Bromo-Tengger-Semeru (Jatim), Lombok (NTB).(zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini