Ketua MUI Pelalawan Ingatkan Masyarakat Waspadai Beredarnya Komik Sara

Redaksi Redaksi
Ketua MUI Pelalawan Ingatkan Masyarakat Waspadai Beredarnya Komik Sara
Ketua MUI Pelalawan, H Iswadi M Yazid Lc,MA
PKL.KERINCI, riaueditor.com - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pelalawan H Iswadi M Yazid Lc,MA mengingatkan semua pihak mesti mewaspadai beredarnya komik bergambar yang bermuatan Sara. Terutama kaitannya upaya pendangkalan akidah Islam. Jika hal ini dibiarkan justru akan sangat berbahaya bagi ummat dan perlu dihentikan agar tidak memancing konflik ditengah masyarakat.

"Hari ini ada persoalan-persoalan substansi yang melanda remaja Islam.
yang aktual adalah sudah ada masuk buku/komik ada gambar yang berisikan pendangkalan akidah Islam," kata Iswadi dihadapan ribuan pelajar yang menjadi santri Pesantren Kilat Ramadhan di masjid besar Muttaqien, Pangkalan Kerinci, Selasa (8/7).
   
"Ini bahaya, kalau masuk ke generasi muda Islam. MUI memandang ini harus mendapat perhatian serius dari semua pihak. Dan menjadi prioritas untuk dituntaskan," ujarnya.
   
Pernyataan Ketua MUI ini yang juga didengar langsung Bupati HM Harris dilatar belakang beberapa pekan lalu masyarakat Kabupaten Pelalawan, khususnya sejumlah titik di Pangkalan Kerinci terusik dengan beredarnya komik bergambar yang sengaja ditebarkan di permukiman muslim yang isinya menyudutkan ajaran Islam dan mengajak pada  pemurtadan.

Sebelumnya juga, Ketua MUI Pelalawan juga telah meminta aparat kepolisian untuk menangkap pelaku penyebar komik terkait, agar tidak timbul saling curiga antar ummat beragama yang ada di da ini.

Terkait pelaksanaan Pesantren Kilat, Iswadi menyebutkan, kegiatan yang ditaja sehari itu merupakan upaya MUI melakukan upaya pembinaan karakter pelajar Islam dengan latar belakang yang bisa merusak akidah.

"Selain membentuk karakter remaja Islami, pesantren ini juga untuk mendorong dan merangsang agar generasi Islam tidak rentan terhadap kondisi apapun yang merongrong, termasuk penyebaran komik yang jelas menyudutkan ajaran Islam," ungkapnya.
  
Diungkapkan ustadz lulusan Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir ini, betapa pentingnya akidah dipancangkan sejak dini termasuk pelajar dan remaja.
"Karena, pemuda hari ini adalah pemimpin hari esok.  Artinya pelajar saat ini adalah cikal bakal pemimpin dimasa mendatang. Tentu landasan akidahnya harus kuat agar terbina muslim yang berkarakter," sebutnya sambil menyebutkan kegiatan yang diikuti 7 SMA dan SMK dapat menjadikan Ramadhan ini sebagai madrasah, yang apabila berakhirnya Ramadhan bisa diterapkan dalam kehidupan diluar Ramadhan.

"Terima kasih pak bupati, karena ditengah kesibukan mampu menyempatkan diri hadir. Dan ini sebagai bukti perhatian besar bupati terhadap generasi muda kita," ungkap Ketua MUI Pelalawan atas kehadiran pejabat nomor satu di kabupaten ini. (zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini