374 CJH Riau 2023 Kloter Pertama Dilepas, Tertua 92 Tahun

Redaksi Redaksi
374 CJH Riau 2023 Kloter Pertama Dilepas, Tertua 92 Tahun
Jemaah Haji Riau 2023.(Foto: Ist)

PEKANBARU - Sebanyak 374 Calon Jemaah Haji (CJH) Riau yang tergabung dalam kloter pertama resmi dilepas keberangkatannya, Rabu (24/5/2023) di asrama Embarkasi Haji Antara (EHA) Riau. EHA Riau tahun ini memberangkatkan 5.047 orang jemaah haji se Riau yang tergabung dalam 14 kloter.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 367 orang berasal dari Pekanbaru, ditambah petugas kloter 5 orang dan petugas haji 2 orang.

Para CJH ini akan segera diberangkatkan ke Batam dengan 2 kali penerbangan. Kemudian, diberangkatkan ke Madinah dengan penerbangan Saudi Arabia Airlines dengan nomor penerbangan SB 5043 pada pukul 17:40 WIB.

Jamaah kloter pertama EHA Riau direncanakan kembali ketanah air dalam penerbangan lanjutan pada 5 Juli 2023 pada pukul 04:20 WIB tiba di Batam dan akan diterbangkan kembali ke Pekanbaru dengan dua kali penerbangan.

Berdasarkan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 189 tahun 2023, kuota haji Riau berjumlah 5.047 calon jemaah haji dengan prioritas lanjut usia (Lansia) sebanyak 252 orang.

Usia CJH tertua di Riau tahun 2023 berumur 92 tahun. Sedangkan secara Nasional, usia tertua CJH Indonesia berumur 118 tahun.

"Tahun ini adalah haji ramah lansia, kita sudah arahkan petugas agar mereka memberikan layanan ramah lansia," jelas Kepala Kanwil Kemenag Riau, Mahyudin.

Tahun ini sebutnya adalah haji ramah lansia, petugas diarahkan agar mereka memberikan layanan ramah lansia. Hal tersebut telah dimulai dengan memberikan prioritas pertama bagi para lansia untuk diberikan pelayanan.

Selain itu, Pemprov Riau juga memberikan pelayanan transportasi dengan menyiapkan bus ramah yang mudah diakses oleh jemaah haji lansia. Kemudian, pihak panitia haji daerah telah menempatkan petugas-petugas yang dapat membantu jemaah naik dan turun bus hingga pesawat.

Dikatakan dia, CJH lansia juga diprioritaskan agar tidak terlalu banyak mengikuti kegiatan seremonial saat berada di embarkasi. Sebab, dikhawatirkan hal itu akan menguras energi dan membuat jemaah kelelahan.

"Kemudian juga dipersiapkan kursi roda bagi mereka. Untuk fasilitas penginapan, CJH Lansia diprioritaskan berada di lantai bawah. Karena memang haji ramah lansia bagian dari upaya meningkatkan pelayanan bagi jemaah haji," tutur Mahyudin.

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini