Laporan Awal Dana Kampanye Pemilu 2024, PDIP Terbesar

Redaksi Redaksi
Laporan Awal Dana Kampanye Pemilu 2024, PDIP Terbesar
Ilustrasi.(Foto: Ist)

JAKARTA - Komisioner KPU Bidang Teknis Penyelenggaraan Pemilu Idham Holik merilis Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) dari partai politik peserta Pemilu 2024. Berdasarkan data dari laporan tersebut, LADK dengan penerimaan terbesar adalah PDIP, senilai RP 183 miliar.

"Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dengan jumlah calon anggota legislatif (Caleg) terdaftar sebanyak 580 orang, namun baru 575 orang yang melaporkan LADK. Total penerimaan partai dari LADK senilai Rp183.861.799.000 dengan total pengeluaran sebanyak Rp 115,046,105,000.00," tulis Idham seperti dikutip Rabu (10/1/2024).

Idham melanjutkan, setelah PDIP, penerimaan partai terbesar selanjutnya adalah PAN, Golkar dan PPP dengan capaian penerimaan senilai Rp20-an miliar.

"Partai Amanat Nasional (PAN) dengan seluruh Caleg terdaftar yakni 580 orang sudah melaporkan 580 orang LADK. Total penerimaannya adalah Rp 29.826.000.000.00 dan total pengeluarannya adalah Rp 22.419.055.000.00," rinci Idham.

Kemudian, untuk Partai Golkar dengan seluruh Caleg terdaftar berjumlah 580 orang sudah melakukan Laporan Awal Dana Kampanye. Total penerimaannya sebesar Rp 20.591.513.702.00 dan Total pengeluaran adalah Rp 8.801.317.049.00.

"Sedangkan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), juga seluruh Calegnya berjumlah 580 orang sudah membuat LADK dengan total penerimaan Rp 20.005.000.000.00 dan total pengeluaran Rp 13.155.500.000.00," jelas Idham.

Selanjutnya, adalah partai-partai dengan rincian dengan laporan penerimaan di angka Rp 12 miliar ke bawah yaitu PKS, Perindo, Demokrat, NasDem, Gelora, Garda Republik Indonesia (Garuda), Partai Buruh, Hanura, Gerindra dan PKB.

Terakhir, adalah daftar partai yang memiliki LADK dengan jumlah penerimaan di bawah Rp 500 juta yaitu Partai Ummat, PKN dan Partai Bulan Bintang (PBB).

Sumber Liputan 6

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini