Zukri: Dampak Pilkada 2020 Harus Dikaji

Redaksi Redaksi
Zukri: Dampak Pilkada 2020 Harus Dikaji
Wakil ketua DPRD Riau, Zukri

PEKANBARU, riaueditor.com -  Wakil ketua DPRD Riau Zukri mengatakan, pelaksanaan Pilkada Serentak sebagaimana wacana KPU RI pada Desember 2020 mendatang, perlu dikaji ulang. Pasalnya, jangan karena demokrasi di daerah harus mengorbankan banyak orang.

"Demokrasi memang harus terus dilanjutkan, tapi tentunya harus dikaji juga. Jangan karena mengejar demokrasi kepemimpinan pemerintahan di daerah, harus mengorbankan banyak orang", ujarnya.

Zukri mengatakan, kajian ulang tersebut berkaitan dengan kondisi Covid-19 hingga hari ini. Kendati nantinya diberlakukan penerapan protokol, namun pihaknya ragu apakah masyarakat bisa disiplin apa tidak.

"Yang ditakutkan nanti apakah masyarakat bisa disiplin penerapan protokolnya", katanya.

Ia menjelaskan, ketika Pilkada digelar, tentu akan berbeda. Skema yang dipakai saat kampanyenya seperti apa, tanya Zukri.

Selain itu kata Zukri, pemerintah juga harus menghitung tingkat partisipasi publik. Dikatakan di saat kondisi normal saja tingkat partisipasi masyarakat rendah. Apalagi dalam kondisi pandemi corona saat ini.

Meski demikian ucap Zukri, apapun keputusan pemerintah harus didukung berdasarkan kajian yang matang.

"Kalau seandainya dilakukan dalam kondisi pandemi seperti saat ini apakah kita mengandalkan teknologi. Saya kira ini sulit karena tidak semua daerah dijangkau jaringan. Bagaimana para calon mensosialisasikan visi misi dan programnya", ujarnya.

Khusus calon kepala daerah yang akan diusung pada Pilkada Serentak di 9 kabupaten/kota di Riau, ucap Ketua DPD PDIP Riau ini, sejauh ini sudah 4 yang sudah diputuskan. Hanya saja Zukri enggan merinci calon kepala daerah di empat kabupaten/kota tersebut. (fin)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini