Video Ical-Marcella Serangan Lawan Politik?

Redaksi Redaksi
Video Ical-Marcella Serangan Lawan Politik?
Aburizal Bakrie
JAKARTA - Pengamat komunikasi politik, Emrus Sihombing, tidak melihat beredarnya video Youtube Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) yang kedapatan pergi berlibur bersama aktris cantik Marcella Zalianty adalah startegi kampanye dari Partai Golkar. Pasalnya, terlalu beresiko menggunakan startegi kampanye yang menampilkan pimpinan partai sekaligus calon presiden bersama wanita muda. 
 
"Tidak mungkin (strategi kampanye Golkar). Terlalu berani mengambil resiko. Karena itu semua kan dalam video itu bersifat pribadi. Kalau itu memang ingin dipublikasi seharusnya dilakukan Golkar sejak awal. Marcel bisa saja datang ke kantor DPP Golkar, berdiskusi secara terbuka dengan publik," kata Emrus saat berbincang dengan Okezone, Jumat (21/3/2014).
 
Emrus menuturkan, bisa saja video tersebut merupakan serangan dari lawan politik Golkar yang ingin menjatuhkannya untuk mendapatkan kekuasaan dengan menghalalkan segala cara.
 
"Seperti teori Machiaveli dimana seseorang akan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan kekuasaan. Ini kan sedang pertandingan politik. Itu tidak akan lepas dari kepentingan politik yang sekarang sedang dalam pertempuran. Kita lihat saja apakah dengan videop itu Ical semakin tersisih oleh penilaian publik atau malah meningkat," ujarnya.
 
Emrus menambahkan, harus dilihat juga apakah kendaraan yang mereka gunakan selama liburan yang terpampang dalam video tersebut serba pribadi dan privat dimana tertutup rapat dari ruang public atau malah justru terbuka.
 
"Kalau pakai kendaraan pribadi, artinya ada pembicaraan rahasi karena berda diruang privat. Enggak salah kalau masyarakat mempersepsikan hal itu negatif. Kalau sudah diakui, diuraikan saja lebih rinci kepada public mengenai apa yang ada divideo. Dimana kapan ada urusan apa," ucapnya.

(hol/okezone)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini