Tersiar Kabar PKS Arahkan Dukungan Ke Abu Mansur Almatridi-Habibi, Sukaeni: "Kita Tunggu SK DPP"

Redaksi Redaksi
Tersiar Kabar PKS Arahkan Dukungan Ke Abu Mansur Almatridi-Habibi, Sukaeni:
zul/riaueditor.com

PELALAWAN, riaueditor.com - Sejak Rabu (15/7/2020) kemarin, tersiar kabar Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang dikenal sebagai partai yang memeiliki basis dan mesin partai yang kuat karena dihuni para kader militan yang siap memenangkan Calon, mengarahkan dukungan ke pasangan Abu Mansur Almatridi di Pilkada Pelalawan.

Untuk mencari informasi lebih lanjut, riaueditor.com menghubungi Sukaeni, SP Ketua DPD PKS Pelalawan, Kamis (16/7/2020). Menurutnya, kabar bermula dari pernyataan Ketua DPW PKS Riau di media yang tersebar terkait salah satunya mendukung pasangan Abu Mansur Almatridi-Habibi, kemudian PKS Pelalawan langsung berkomunikasi ke DPW.

"Saya yang langsung menghubungi Ketua DPW PKS. Memang ada pernyataan dukungan di Pelalawan. Walau mengarah seperti yang disebutkan, namun pastinya menunggu SK DPP PKS turun," bebernya.  

Saat ditanyakan soal alasan dipilihnya pasangan Abu Mansur Almatridi-Habibi di Pilkada Pelalawan, Sukaeni tetap bersikukuh menunggu SK DPP PKS.

"Kita akan jelaskan alasan mendukung pasangan kalau SK DPP PKS sudah turun. Kalau nantinya berbeda tentu tidak relevan. Jelasnya informasi yang kita terima dalam pekan ini SK DPP turun," ucapnya.

Sukaeni menyebutkan bahwa PKS Pelalawan sangat siap dalam menghadapi perhelatan Pilkada Pelalawan. Setelah kepastian dukungan, maka PKS akan segera bergerak.  

"Basis PKS sudah siap memenangkan Balon yang didukung. Kita sudah mempersiapkan sejumlah hal dalam mengahadapi Pilkada. Kalau pasangan didukung nantinya sudah jelas maka kita tinggal jalan saja untuk memenanglan Balon," tukasnya. (ZoelGomes)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini