Tak hanya Jokowi, Capres lain Juga Dibeking Pengusaha

Redaksi Redaksi
Tak hanya Jokowi, Capres lain Juga Dibeking Pengusaha
Merdeka.com
JAKARTA - Sesaat setelah Jokowi menyampaikan mandat dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri agar dirinya maju sebagai calon presiden, pengamat politik Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta Gun Gun Heryanto memberi bocoran adanya barisan pengusaha yang siap jadi beking Jokowi saat bertarung dalam pilpres nanti.

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) membantah kabar tersebut. Menurut Ketua Umum Apindo Sofjan Wanandi, pengusaha belum menentukan sikap dan dukungan pada capres tertentu.

Pandangan berbeda justru disampaikan Wakil Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Bidang Moneter Fiskal Publik, Hariyadi Sukamdani. Dia membenarkan adanya peran pengusaha di balik aktivitas politik capres. Bahkan dia menyebut tidak hanya Jokowi yang dibeking pengusaha, capres lain juga punya beking pengusaha.

"Siapa saja boleh kan mendukung Jokowi, tak hanya pengusaha saja. Lagian bukan hanya Jokowi saja yang didukung para pengusaha, calon presiden lainnya pasti mempunyai dukungan seperti itu," ujarnya saat dihubungi merdeka.com, Jakarta, Sabtu (15/3).

Namun Haryadi menjelaskan, sah saja jika pengusaha memberi dukungan pada salah satu capres. Sebagai warga negara, pengusaha juga punya hak politik dengan menjadi barisan pendukung capres.

"Pengusaha itu sifatnya realistas. Bukannya selama ini memang masyarakat menginginkan Jokowi menjadi Presiden selanjutnya, artinya ini kan memang keinginan masyarakat itu sendiri. sehingga nantinya menciptakan pertumbuhan ekonomi yang positif juga," jelas dia.

Disinggung soal fenomena pencapresan Jokowi dengan kondisi ekonomi terkini di mana aliran modal yang masuk mencapai Rp 7,48 triliun dan membuat indeks harga saham gabungan (IHSG) bertengger di level 4.878 serta kondisi Rupiah yang ikut menguat ke level Rp 11.356 per USD, Haryadi tidak menganggapnya luar biasa.

Sebab, hal serupa juga terjadi saat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pertama kali menjadi capres pada 2004 lalu. "Jangan sampai menjadi euforia sesaat, jangan sampai ekspektasi saja. Kejadian ini seperti dulu di zaman SBY," ungkapnya.
[noe/merdeka.com]

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini