Mencuat Isu-Isu Komunis, Bendum PDI P Anggap Disengaja

Redaksi Redaksi
Mencuat Isu-Isu Komunis, Bendum PDI P Anggap Disengaja
eza/riaueditor.com
Mencuat Isu-Isu Komunis, Bendum PDI P Anggap Disengaja

PEKANBARU, riaueditor.com - Juru Kampanye pasangan nomor 5, pasangan Bibra-Said (BISA) sentil soal isu-iusu komunis yang beredar akhir-akhir ini terutama jelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Pekanbaru yang dilaksanakan pada 15 Februari ini. 

Hal ini disampaikan Bendum DPP PDI P, Ir Juliarto Batubara yang menganggap memang isu-isu komunis sengaja di gulirkan oleh orang-orang yang tidak senang dengan kebangkitannya Nasionalisme Indonesia. Bahkan Ia menuding yang membangkitkan isu-isu ini adalah orang yang pernah berkuasa. 

"Artinya orang yang berkuasa bukan untuk kesejahteraan rakyat tapi berkuasa di gunakan untuk merampok negaranya, sehingga yang berkuasa seenaknya bisa merampas negerinya dengan, korupsi, kolusi. Tentu  mereka melempar isu-isu tersebut," tegasnya saat memberikan arahan kepada ribuan masyarakat yang tergabung pengurus, kader, simpatisan, ranting dan warga hadir dalam pelaksanaan rapat umum Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota 2017-2022 nomor urut 5, Destrayani Bibra dan Said Usman Abdullah di Hotel Ratu Mayang Garden, kemarin. 

Menepis isu komunis ini, Juliarto juga mempertanyakan kepada yang hadir ada gak di dunia ini negara komunis??? Komunis maksudnya, negara yang setiap hari memang menjalankan faham komunisme.

"Jawabnya jelas sudah tidak ada lagi. Kalau orang bilang Cina!! Cina itu nama partainya, ya partai komunis cina. Tapi kesehariannya sudah tidak komunis lagi. Tidak ada yang mau negaranya dijadikan komunis, itu komunis sudah bubarkan dan saat ini sudah tidak ada lagi," ungkapnya. 

 

Juliarto menabahkan, kalau PDI P iu komunis, dipertanyakan apa mau berkualisi dengan PPP. Jelas mana mau!. " Saya juga tidak mau ikut komunis. Saya harapkan isu itu jangan membuat kita kecil hati dan mengendorkan semangat kita mememangkan pasangan BISA nomor 5. Isu itu sengaja di beberkan oleh orang berkuasa untuk menjajah negerinya," ungkapnya. 

Juiarto juga menyinggung soal money politik yang terjadi saat Pilkada berlangsung. "Money politik pasti ada, diingatkan ke masyarakat ambil uangnya tapi coblos belum tentu. Pasangan kami BISA yakin maju guna memperbaiki kota pekanbaru karena sudah banyak yang tidak betul terjadi di kota pekanbaru, dan BISA ini siap membangun Kota Pekanbaru menuju kesejahteraan masyarakat," ungkapnya. (eza)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini