Jadi Jawara Real Count, PDIP: Dua Jempol Buat KPU

Redaksi Redaksi
Jadi Jawara Real Count, PDIP: Dua Jempol Buat KPU
Foto: Heru Haryono/Okezone
Tjahjo Kumolo
JAKARTA - Sekretaris Jendral (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI) Perjuangan, Tjahjo Kumolo mengkritisi adanya kehilangan suara dan penggelembungan suara dalam Pemilihan Legislatif 2014.

"Bahwa kehilangan satu suara dan adanya penggelembungan satu suara itu adalah noda demokrasi yang harus kita campaki, dan ini harus menjadi catatan evaluasi kita bersama," ujar Tjahjo dalam tanggapannya atas hasil rekapitulasi nasional di Gedung KPU RI, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (9/5/2014) malam.

Selain itu, Tjahjo juga menyampaikan apresiasinya terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam membawa demokrasi dalam pemilu.

"PDI Perjuangan menyampaikan apresiasi kepada ketua dan komisioner KPU dengan dua acungan jempol yang sangat konsisten sejak awal yang ingin membawa demokrasi dalam pemilu," lanjutnya.

 Tak hanya KPU, PDI Perjuangan juga mengapresiasi kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang sudah mengkritisi PDI Perjuangan selama Pemilu berlangsung. "Kepada Bawaslu yang sudah menunjukkan gigi dan taringnya, mengkritisi kami," lanjutnya.

Tak lupa pria berkacamata ini juga menyampaikan terima kasihnya kepada pihak TNI/Polri yang sudah menjadi mitra baik dalam menjaga keamanan selama pemilu berlangsung.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI akhirnya resmi mengumumkan hasil rekapitulasi nasional Pemilihan Legislatif 2014 malam ini. Ketua KPU, Husni Kamil Manik yang memimpin rapat pleno mengumumkan langsung perolehan suara 12 partai politik peserta pemilu tahun ini.

Menurut hasil rekapitulasi nasional KPU, PDI Perjuangan menempati posisi pertama dengan raihan suara sebesar 23.681.471 atau sekira 18,95 persen suara. Diikuti Partai Golkar di urutan kedua dengan raihan 18.432.312 suara (14,75 persen), dan Partai Gerindra di posisi ketiga dengan jumlah suara 14.760.371 atau sekira 11,81 persen.

Adapun jumlah partai politik yang memenuhi ambang batas parlemen (parliamentary threshold) yakni 10 partai dan yang tidak memenuhi sebanyak dua parpol yaitu PBB dan PKPI. Sedangkan total suara yang masuk berjumlah 124.972.491.

Berikut hasil lengkap rekapitulasi nasional Pemilihan Legislatif 2014:

1. Partai NasDem (8.402.812 suara)/ 6,72 persen
2. Partai Kebangkitan Bangsa (11.298.957 suara)/ 9,04 persen
3. Partai Keadilan Sejahtera (8.480.204 suara)/ 6,79 persen
4. PDI Perjuangan (23.681.471 suara)/ 18,95 persen
5. Partai Golkar (18.432.312 suara)/ 14,75 persen
6. Partai Gerindra (14.760.371 suara)/ 11,81 persen
7. Partai Demokrat (12.728.913 suara)/ 10,19 persen
8. Partai Amanat Nasional (9.481.621 suara)/ 7,59 persen
9. Partai Persatuan Pembangunan (8.157.488 suara)/ 6,53 persen
10. Partai Hanura (6.579.498 suara)/ 5,26 persen
11. Partai Bulan Bintang (1.825.750)/ 1,46 persen
12. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (1.143.094 suara)/ 0,91 persen

(put/okezone)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini