80 Ribu Orang Nyoblos Ulang di Jabar, Hasil Quick Count Bisa Berubah

Redaksi Redaksi
80 Ribu Orang Nyoblos Ulang di Jabar, Hasil Quick Count Bisa Berubah
ilustrasi okezone
BANDUNG - Pemungutan suara di 324 tempat pemungutan suara (TPS) di 21 kabupaten/kota di Jawa Barat dipastikan diulang. Lebih dari 80 ribu pemilih pun harus kembali ke TPS.

Sekretaris KPU Jawa Barat, Heri Suherman, mengatakan, ada risiko yang akan dihadapi dalam pemilu ulang nanti.

"Pemilih bisa saja tidak mau datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya," ujar Heri, Jumat (11/4/2014).

Alasan pemilih tidak mau datang karena mereka sudah datang ke TPS pada 9 April. Hal itu yang melatarbelakangi mengapa KPU memilih pemilu ulang digelar Minggu 13 April, yaitu untuk memancing pemilih datang ke TPS.

"Pelaksanaan pemilu ulang sengaja diambil 13 April karena itu hari Minggu yang merupakan libur," ungkapnya.

Selain risiko negatif, Heri menyebut ada juga kemungkinan positif yang terjadi. "Bisa saja malah pemilih berbondong-bondong datang ke TPS karena melihat hasil quick count beberapa lembaga survei," jelasnya.

Kemungkinan, lanjut dia, pemilih juga ingin mengubah raihan suara partai atau caleg yang dipilihnya. "Media kan begitu gencar memberitakan hasil quick count, itu bisa saja jadi pemancing," tuturnya.

Ia menambahkan, panitia penyelenggara akan kembali memberikan surat undangan kepada pemilih. "Saat diberikan undangan, pemilih juga diberitahu alasan kenapa pemilu di TPS-nya harus diulang," ujarnya.

Saat disinggung kesiapan logistik untuk pemilu ulang, ia mengatakan saat ini sedang diusahakan untuk dipenuhi oleh KPU pusat. Khusus untuk surat suara, diharapkan malam ini atau maksimal besok sudah selesai didistribusikan oleh KPU kabupaten/kota.

(ton/okezone)

Tag:

Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini