Karyawati Cantik Ditemukan Membusuk Dengan Tubuh Telanjang di Kamar Kos Elite

Redaksi Redaksi
Karyawati Cantik Ditemukan Membusuk Dengan Tubuh Telanjang di Kamar Kos Elite
ilustrasi

SLEMAN - Sorang karyawati cantik ditemukan tewas dengan tubuh telanjang dalam kamar kos elite di kawasan Padukuhan Karangasem Condongcatur, Depok, Sleman, Rabu (25/5/2022). Kondisinya cukup mengenaskan karena hampir membusuk.

Mayat wanita tersebut diketahui bernama Arfisa Wanda (33). Ia merupakan karyawan swasta asal perumahan Bekasi Permai BG/8 Bekasi Jaya Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat.

Kapolsek Depok Timur, Kompol Maryadi Endar Isnyanto menuturkan, korban ditemukan dalam posisi terlentang tanpa mengenakan baju. Korban ditemukan oleh adiknya Amrisa Wanda Wibowo (28) dan keponakannya Deni Ardian Mustika, Rabu pukul 06.30 WIB.

"Korban ditemukan dalam keadaan sudah membusuk," kata Maryadi, Kamis (26/5/2022).

Rabu pagi, kata Maryadi, adik dan keponakan korban mencari keberadaan yang bersangkutan. Sebab, dalam beberapa hari terakhir korban tidak bisa dihubungi, ponsel juga tidak aktif. Mereka kesulitan mencari keberadaan korban.

Kemudian, mereka baru bisa menemukan kamar kos korban melalui ID pelanggan PLN. Selanjutnya mereka mengecek korban di kamar atas dan pada saat membuka pintu kamar mendapati korban dalam keadaan sudah meninggal dunia dan membusuk.

"Mereka memberitahu kepada penjaga kos, yang selanjutnya dilaporkan ke Polsek Depok Timur," terangnya.

Saat ditemukan, posisi korban dalam keadaan terlentang di atas tempat tidur, tanpa baju. Korban hanya menggunakan celana pendek warna cokelat, dengan kondisi sudah membusuk.

"Dari hasil pemeriksaan dari Puskesmas Depok 2, di tubuh korban tidak ditemukan tanda penganiayaan dan korban meninggal diperkirakan sudah tiga hari," katanya.

Berdasarkan keterangan keluarga, sudah satu setengah tahun ini korban menderita sakit gagal ginjal dan cuci darah seminggu sekali di Rumah Sakit Condongcatur.

Keluarga menerima kematian korban karena sakit yang selanjutnya membuat surat pernyataan tidak ada indikasi tindak pidana.

"Korban dibawa ke rumah sakit PKU Muhammadiah Kota Yogyakarta, yang selanutnya akan dimakamkan di Kerawang," kata Maryadi.

(iNews)

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini