Jasad Andika, Pelajar yang Hanyut di Sungai Kampar Ditemukan

Redaksi Redaksi
Jasad Andika, Pelajar yang Hanyut di Sungai Kampar Ditemukan
Jasad Andika, korban hanyut di Sungai Kampar dievakuasi setelah ditemukan tersangkut di kerambah ikan di Desa Ranah Kec Kampar, Senin (29/8/2022).

KAMPAR - Jasad Andika (15) seorang pelajar asal Pekanbaru yang hanyut di Sungai Kampar akhirnya ditemukan, Senin (29/8/2022). Jasad ditemukan nyangkut di kerambah ikan.

Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kampar, Adi Candra Lukita mengatakan, jasad ditemukan oleh warga.

"Jasad ditemukan oleh warga dengan kondisi tersangkut di kerambah ikan," katanya dilansir tribunnews.com, Senin (29/8/2022).

Lokasi ditemukannya jasad berjarak sekitar 7 kilometer ke hilir dari titik tenggelam. Berada di Desa Ranah Kecamatan Kampar.

Candra mengatakan, penemuan itu pada pukul 10.32 WIB. Menurut dia, jasad sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan.

Korban bernama Andika Pratama, 15 tahun, itu tercatat sebagai warga Jalan Seroja, Gang Pesona, Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru. Andika hilang setelah tenggelam terseret arus sungai pada Sabtu (27/8/2022) sekitar pukul 14.30 WIB.

Andika bersama beberapa temannya datang dari Pekanbaru ke Objek Wisata Pulau Kosiok Dusun IV Desa Muara Jalai Kecamatan Kampar. Rombongan tiba sekitar pukul 14.15 WIB.

Mereka hendak berekreasi dengan mandi-mandi di sungai. Naas menimpa Andika hanya beberapa saat setelah dia bercebur di tepi sungai.

Sebelumnya, Kepala Kepolisian Sektor Kampar, AKP. Marupa Sibarani menjelaskan awal Andika hanyut lalu tenggelam. Seorang temannya Febrian melihat Andika terseret arus sungai.

Febrian dan teman lainnya, Ahmad Rafi berusaha menolong. Tetapi tidak berhasil. Arus sungai terlalu deras dan menghanyutkan Andika.

"Karena derasnya arus Sungai Kampar, korban tidak bisa ditolong dan tenggelam diseret arus sungai," ujar Marupa. Upaya pencarian telah dilakukan sejak hari kejadian. Dilanjut ke Minggu (28/8/2022).

Candra menyebutkan, pencarian melibatkan beberapa unsur. Antara lain, Satgas Tim Reaksi Cepat (TRC) Pusdalops-PB, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), Basarnas dan Babinsa.

Pencarian juga melibatkan personil dari kepolisian, Babinsa, Satpol PP, aparatur desa dan masyarakat. (*)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini