Jambret Ponsel Pengemudi Pikap, Satu Pelaku Tewas Nabrak Kontainer

Redaksi Redaksi
Jambret Ponsel Pengemudi Pikap, Satu Pelaku Tewas Nabrak Kontainer
(Liputan6.com/Sangaji)
Ilustrasi penjambretan taksi

JAKARTA - Pemotor dan penumpang terluka parah usai menghantam truk peti kemas di Jalan Pluit Raya, Penjaringan, Jakarta Utara. Belakangan diketahui, kedua korban merupakan terduga jambret.

Kapolsek Penjaringan Kompol Ratna Quratul Aini menerangkan, pihaknya telah memeriksa beberapa orang saksi di sekitar lokasi.

Hasil pemeriksaan, pemotor berserta penumpang sebelumnya merampas telepon genggam milik pengemudi pikap. Aksi kejar-kejaran tak terhindarkan hingga berujung pada kecelakaan lalu lintas. Peristiwa itu terjadi pada Jumat, 1 Juli 2022 sekitar pukul 21.00 WIB.

"Si pengendara mobil pikap ini ngejar terus mungkin si motor karena dikejar panik sehingga nabrak mobil kontainer yang lagi berhenti di lampu merah. Mobil kontainer berhenti, dia nabrak lah mobil kontainer itu kemudian pemotor dan penumpang jatuh," jelas dia saat dihubungi, Sabtu (2/7/2022).

Ratna menerangkan, pengemudi mobil pikap menghampiri kedua korban usai terjatuh dari sepeda motor. Ratna menyebut, pengemudi hendak mencari telepon genggam miliknya yang sempat dicuri.

"Ketika pemotor jatuh, si pengemudi mobil pikap turun. 'Dia bilang ini yang jambret handphone saya' terus dicari handphonenya itu ternyata ada," ujar Ratna.

Ratna menjelaskan terduga jambret ada dua orang. Satu di antaranya sebut saja mister X meninggal dunia, sementara rekannya inisial A saat ini masih dalam perawatan medis di rumah sakit. Kondisinya kini dalam keadaan kritis.

"Iya (terduga pelaku) naik motor berdua, dua-duanya laki-laki. Satu meninggal, satu lagi kritis," kata dia.

Polisi Buru Pengemudi Pikap

Sementara itu, Unit Reskrim Polsek Penjaringan saat ini masih memburu pengemudi mobil pikap. Kamera CCTV sekitar lokasi sedang ditelaah untuk bisa mengidentikasi mobil pikap yang dikemudikan oleh orang tersebut.

"Kita lagi cari pengemudi pikap ini, karena pegemudi langsung pergi meninggalkan lokasi kejadian pasca menemukan ponsel kembali," ujar Kompol Ratna.

(sumber: Liputan6.com)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini