Dua Ledakan di Astanaanyar, Perwira Gugur Terkena Bom Bunuh Diri

Redaksi Redaksi
Dua Ledakan di Astanaanyar, Perwira Gugur Terkena Bom Bunuh Diri
Aipda Sofyan, korban ledakan bom bunuh diri di Mapolsek Astanaanyar.(Foto: Ist)

JABAR - Seorang perwira polisi, Aipda Sofyan, satu dari delapan korban luka akhirnya gugur akibat bom bunuh diri di Mapolsek Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (7/12/2022).

Aipda Sofyan dinyatakan meninggal usai menjalani perawatan instensif di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Imanuel bid Humas Polda Jawa Barat, kata Kombes Ibrahim Tompo.

Insiden bom bunuh diri di Kantor Polsek Astanaanyar terjadi saat jajaran kepolisian sedang melakukan apel pagi. Kemudian pada pukul 10.46 WIB, terdengar kembali satu kali ledakan di sekitar Polsek Astanaanyar.

Pihak kepolisian belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait ledakan yang terdengar belakangan tersebut. Menurut warga, ledakan kedua tersebut terdengar tidak lebih kencang dari ledakan yang pertama.

“Masyarakat yang tidak berkepentingan agar mundur, silakan mundur. Mundur!” seorang polisi memberikan instruksi lewat pengeras suara. Saat terjadi ledakan, puluhan masyarakat memang terlihat berkumpul di dekat garis polisi yang sejak mula sudah terbentang di lokasi.

Hingga pukul 12.13 ini, badan jalan menuju area Polsek Astanaanyar masih dijaga ketat personel Brimob. Garis polisi masih terbentang. Awak media maupun warga diminta untuk tidak mendekat ke area Polsek.

Tampak puluhan mobil dinas polisi terparkir. Sempat terlihat juga tim gegana Brimob berada di lokasi. Dari kejauhan, terpantau pula seorang petugas yang mengenakan baju khas penjinak bom.

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini