Tegaskan Cuma Hoax, Anto Rachman Laporkan Penyebar Video Berperang Melawan Islam Ke Polisi

Redaksi Redaksi
Tegaskan Cuma Hoax, Anto Rachman Laporkan Penyebar Video Berperang Melawan Islam Ke Polisi

PEKANBARU, riaueditor.com - Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila (PP) Provinsi Riau, Arsadianto Rachman memberikan klarifikasi soal beredarnya video pidatonya pada salah satu acara PP di Hotel Resty Menara Pekanbaru.


Dalam video yang telah beredar terebut, dikatakan bahwa Pemuda Pancasila menyatakan perang terhadap umat Islam garis keras dan mendukung salah satu Paslon Capres Pilpres 2019.


Anto Rahman menepis video yang viral dan telah beredar di berbagai platform medsos tersebut.


Saking gerahnya dengan hoax tersebut, ia pun akhirnya melaporkan kasus hoax itu ke Ditreskrimsus Polda Riau, Selasa (13/3/2019) siang. 


Dalam laporannya Anto Rahman menyebutkan bahwa ada pihak-pihak yang sengaja membuat onar dengan menyebarkan video bohong tersebut.


Ia menegaskan jika dirinya merupakan islam tulen dan Pemuda Pancasila sama sekali tidak pernah menyatakan perang terhadap Islam seperti yang disampaikan dalam video tersebut.


"Ada pihak yang sengaja membuat kegaduhan dengan menyebarkan video hoax itu. Kita sudah laporkan dan minta polisi bisa mencari siapa pembuat dan penyebar video bohong tersebut," kata Anto.


Karena itu Anto Rahman mengklarifikasi bahwa dirinya maupun MPW Pemuda Pancasila Provinsi Riau tidak pernah menyatakan hal tersebut. 


"Kita ini semua bersaudara. Di PP ada yang beragama Islam, Kristen, Hindu dan sebagainya. Dan kita semua bersama bersaudara," tegasnya saat melakukan konfrensi pers di kediaman Ketua PWNU Riau T Rusli Ahmad di Jalan Utama Sari No 1.


Tak ada perkataan dirinya yang menyudutkan agama Islam seperti yang ada dalam video hoax yang dapat membuat kekacauan di negara kita ini.


Karena itu, dirinya perlu menyampaikan kepada masyarakat agar tidak percaya begitu saja dengan video hoax tersebut. 


Menurut Anto dalam situasi jelang Pilpres dan Pileg, sering kali ada yang mengkaitkan peperangan antara Islam moderat dengan Islam garis keras. 


"Jadi saya tegaskan tidak ada perkataan saya untuk membuat peperangan dengan islam," pungkas Anto Rahman.  (dri) 


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini