Tak Terima Dihina, Puluhan Anggota Dalmas Sabhara Polda Riau Datangi Kantor Satpol PP Pekanbaru

Tiga Anggota Satpol PP Babak Belur
Redaksi Redaksi
Tak Terima Dihina, Puluhan Anggota Dalmas Sabhara Polda Riau Datangi Kantor Satpol PP Pekanbaru
ilustrasi
PEKANBARU, Riaueditor.com - Puluhan anggota Direktorat Sabhara Polda Riau yang datang menggunakan kendaraan dinas roda dua, Selasa (1/12) dini hari, sekitar pukul 01.30 WIB, diduga melakukan penganiayaan dan pengrusakan di Kantor Satpol PP Kota Pekanbaru, Riau. Akibatnya, tiga orang angota Satpol PP Kota Pekanbaru mengalami luka memar, sejumlah kaca juga terlihat pecah akibat amukkan anggota Sabhara tersebut.

Data yang dirangkum di kepolisian, peristiwa itu berawal dari saat petugas Satpol PP Kota Pekanbaru mengamankan sepasang muda-mudi disekitaran Purna MTQ Pekanbaru Jalan Jenderal Sudirman. Selanjutnya, anggota Satpol PP lalu mengamankannya dengan membawanya ke Kantor Satpol PP yang berada di Jalan Jenderal Sudirman.

Tak lama kemudian, dua orang mengaku sebagai abang dari pasangan yang diamankan datang ke Kantor Satpol PP. Keduanya mengaku sebagai anggota Direktorat Sabhara Polda Riau dan meminta kepada anggota Satpol PP untuk melepaskan adiknya yang diamankan dari Purna MTQ.

Kemudian, tak berapa lama, puluhan anggota Sabhara Polda Riau datang dengan menggunakan sepeda motor dinas Kawasaki KLX langsung menyasar Nofriadi Eka Putra (24), seorang anggota Satpol PP Pekanbaru.

Tanpa ada basi-basi, puluhan polisi itu langsung menghajar Eka hingga babak belur. Selain Eka, dua rekannya yang lain, Yulfedri dan Nuryahya juga mengalami nasib serupa dan terpaksa dilarikan ker rumah sakit guna mendapatkan perawatan.

"Laporannya sudah kita terima. Saat ini kita masih melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan korban dan saksi lainnya. Dilaporkan juga bahwa kaca kantor Satpol PP pecah akibat dirusak," kata Wakil Kepala Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, AKBP Sugeng Putut Wicaksono, Senin pagi.

Terpisah, informasi yang didapat dari beberapa anggota Direktorat Sabhara Polda Riau yang ditemui di Mapolresta Pekanbaru mengatakan, aksi penyerangan ini diawali dengan arogansi anggota Satpol PP Kota Pekanbaru terhadap dua rekannya yang datang baik-baik dan berpakaian dinas lengkap untuk meminta adiknya dilepaskan.

"Bukannya dilepaskan, kawan kami malah dijelek-jelekkan, padahal dia sudah menyebutkan bahwa dirinya anggota polisi yang berdinas di Sabhara Polda Riau. Parahnya lagi anggota Satpol PP itu menarik kerah baju rekan kami dan meminta untuk menujukkan KTA nya sambil berkata, anggota Dalmas apa kalian, dengan ucapan yang tak senonoh lainnya," sebut seorang anggota Satpol PP di tirukan seorang anggota Sabhara Polda Riau yang enggan menyebutkan namanya.

Dikatakannya, anggota Satpol PP itu juga mengejek kesatuan kami tdak ada apa-apanya, dibandingkan dengan mereka.

"Tak terima kedua rekan kami ejek dan diperlakukan seperti itu, kami pun langsung mendatangi ke Kantor mereka untuk menanyakan perkataan mereka. Digerbang kami telah ditunggu mereka, seakan mereka telah siap untuk menunggu kedatangan kami. Dari situlah awalnya terjadi perkelahian, kami tak terima kesatuan kami dihina dengan kata-kata tak senonoh," ujarnya.(***)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini