RSHS Bandung Sebut 2 PDP yang Meninggal Positif Corona

Redaksi Redaksi
RSHS Bandung Sebut 2 PDP yang Meninggal Positif Corona
(ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko)
Ilustrasi penanganan pasien terpapar virus corona.

BANDUNG - Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung mengumumkan dua pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal pada Sabtu (21/3) lalu, dinyatakan positif terpapar virus corona (Covid-19).

Hal itu diketahui setelah ada hasil uji swab. Keduanya yaitu laki-laki berusia 69 tahun dan 47 tahun.

"Keduanya terkonfirmasi positif," ujar Direktur Perencanaan Organisasi dan Umum RSHS Bandung M Kamaruzzaman, Selasa (24/3).

Sementara pasien balita berusia 1,5 bulan dinyatakan negatif terpapar virus corona. Hasil itu diketahui setelah tim medis melakukan pemeriksaan ulang terhadap swab pasien berusia sekitar 45 hari itu.

"Perlu kami sampaikan bahwa PDP bayi yang dinyatakan positif, setelah kami melakukan pemeriksaan swab ulang, hasilnya bayi tersebut negatif Covid-19," kata Kamaruzzaman.

Kamaruzzaman juga mengumumkan orang dalam pemantauan (ODP) saat ini yang telah memeriksakan ke RSHS bertambah 33 orang. Sehingga total ODP menjadi 255 jiwa.

Adapun total PDP yang dirawat menjadi 24 kasus. Dari 24 orang itu, 11 di antaranya terkonfirmasi positif corona.

"Dibandingkan kemarin terjadi penambahan lima orang. Dari 11 positif, enam berjenis kelamin laki-laki dengan usia 24, 32, 49, 53, 57, dan 61. Sedangkan untuk pasien perempuan yaitu usia 30, 39, 43, 59, dan 61 tahun," kata Kamaruzzaman.

Insert Status Pasien Risiko Virus Corona. (CNNIndonesia/Basith Subastian)


Saat ini jumlah pasien yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona di Indonesia bertambah menjadi 686 orang pada Selasa (24/3). Dari jumlah itu, korban meninggal mencapai 55 orang, dengan jumlah yang sembuh 30 orang.

"Penambahan kasus baru 107 kasus. Sehingga total jumlah korban menjadi 686 kasus positif corona," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam keterangan persnya, di Jakarta, Selasa (24/3).

Tambahan kasus per hari ini berasal dari Jawa Barat (60), Jawa Tengah (19), Jawa Timur (51), Bali (6 kasus), Banten (65), DI Yogyakarta (6), DKI Jakarta (424), Jambi (1), Kalimantan Barat (3), Kalimantan Timur (11).

Kemudian Kalimantan Tengah (3), Kalimantan Selatan (1), Kepulauan Riau (5), Nusa Tenggara Barat (1), Sumatera Selatan (1), Sulawesi Utara (2), Sumatera Utara (7), Sulawesi Tenggara (3), Sulawesi Selatan (4), Lampung (1), Riau (2), Maluku Utara (1), Maluku (1), Papua (3), dan dalam proses verifikasi (5 kasus).

(CNNIndonesia.com)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini