Perempuan Riau Penyebar Berita Hoaxs Gempa Palu Diciduk Polisi

Redaksi Redaksi
Perempuan Riau Penyebar Berita Hoaxs Gempa Palu Diciduk Polisi
riaueditor
Tersangka ML

PEKANBARU, riaueditor.com - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Riau menciduk seorang wanita berinisial ML, di rumahnya Jalan Patin RT/RW : 003/003 Kelurahan Tangkerang Barat Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Rabu (03/10/2018)


ML diduga merupakan orang yang menyebarkan informasi hoax di jejaring media sosial Facebook tentang gempa bumi Palu. 


"Dia (ML) diamankan dari rumahnya lalu kita bawa ke Direskrimsus Polda Riau untuk diperiksa. Ini terkait postingannya di facebook soal informasi gempa bumi yang hoax," ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Gidion Arif Setyawan, Kamis (4/10/2018).


‎Wanita asal Kota Dumai ini diduga memposting hoaksnya di media sosial Facebook terkait bencana alam gempa bumi besar berkekuatan 8,6 skala richter disertai sumber BMKG yang dieditnya sendiri. Berita hoaxs tersebut dilakukan ML berulang-ulang sebanyak 3 kali. 


"Dipoting pelaku pada Selasa tanggal 25 dan 29 September 2018, serta 2 Oktober 2018 tentang gempa berkekuatan 8,6 SR yang hoax," ujar Gidion.


Postingan ML itu membuat masyarakat resah hingga mengadukannya ke polisi. Begitu mendapat laporan, pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan dan mencari keberadaan pelaku.


"Bersama pelaku, sejumlah barang bukti juga kita amankan terkait penyebaran informasi hoax yang dilakukannya melalui facebook," ungkap Gidion.


Gidion mengimbau, agar masyarakat bijak dalam menggunakan internet dan media sosial agar tak termakan kabar hoak, apalagi sebagai penyebar informasi yang tidak benar dan menimbulkan kegaduhan.


Sebab, Indonesia sedang mengalami duka yang mendalam akibat bencana gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. 


Bencana alam itu mengakibatkan korban 1.407 jiwa meninggal dunia dan puluhan ribu rumah penduduk rata dengan tanah tersapu tsunami dan gempa.


"Dalam suasana duka seperti saat ini tidak layak seseorang memanfaatkan momen yang menambah kepedihan dan duka di masyarakat. Jangan menimbulkan keresahan dengan menyebarkan informasi hoax," tegas Gideon. (ds) 


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini