Pawang Sebut Buaya Betina yang Menerkam Korban

Redaksi Redaksi
Pawang Sebut Buaya Betina yang Menerkam Korban
rd/riaueditor.com
Pawang Sebut Buaya Betina yang Menerkam Korban.
BAGANSIAPIAPI, riaueditor.com - Hingga Pukul 15.30 Wib, didampingi pihak keluarga, Pawang buaya bernama Rismanto Saragih ini memulai riatualnya sekitar pukul 11:00 wib. Dalam arahannya, dia meminta didoakan bersama-sama agar mayat Sugiarto segera dikembalikan.

Dalam ritualnya, pria dari Bagan Tanjung Sinaboi ini menyebutkan nama Muhdi sebanyak tujuh kali. Muhdi, merupakan nama buaya betina yang memakan Sugiarto.

Usai menyebutkan nama Muhdi sebanyak tujuh kali, kemudian Saragih menyemaikan berbagai macam bunga yang dilemparkan ke arah sungai Rokan. Selain itu, syarat lainnya salah satu pakaian dari Sugiarto juga dilemparkan ke dalam sungai Rokan.

"Muhdi (tujuh kali), kami meminta agar jasad anak kami Sugiarto dikembalikan," ujarnya.

Beberapa menit kemudian, ribuan masyarakat yang menyaksikan pemanggilan buaya tersebut sempat geger karena salah satu buaya berukuran tiga keping papan menampakkan diri datang dari arah jembatan Pedamaran.

Namun karena kondisi yang ramai dan riuh, buaya yang sudah sempat mendekat dan menampakkan diri itu kembali menghilang.

Sang pawang ahirnya memutuskan untuk dilanjutkan kembali pukul 13:00 Wib. Setelah pukul 13:00 Wib, ritual yang sama diulang kembali. Karena kondisi masyarakat yang semakin ramai dan brisik, buaya pun tak berani lagi menampakkan wujudnya.

Hingga sore ini, buaya tersebut belum juga menyerahkan jasad Sugiarto. BPBD, Timsar, Kepolisian, saat ini masih tetap berjaga disepanjang aliran sungai Rokan melakukan patroli.(rd)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini