Pak Tua Gantung Diri, Gegerkan Warga Labuh Baru Timur

Redaksi Redaksi
Pak Tua Gantung Diri, Gegerkan Warga Labuh Baru Timur
dm/riaueditor.com
PEKANBARU, Riaueditor.com- Seorang pria tua, Aziz (63) warga Jalan Musyawarah Kelurahan Labuh Baru Kecamatan Payung Sekaki, ditemukan tewas gantung diri dirumahnya, Kamis (17/4) petang, sekitar pukul 16.15 WIB.

Penemuan mayat gantung diri itu, langsung menghebohkan warga sekitar yang langsung datang mengerumuni rumah korban, untuk melihat lebih dekat peristiwa menggegerkan ini.

Informasi yang dirangkum Riaueditor di lokasi kejadian, peristiwa ini pertama kali diketahui oleh tetangga korban bernama Nur (52) dan Miston (57), ibu rumah tangga yang saat itu kebetulan melintas di depan rumah korban.

Sesampai di depan rumah korban, yang posisinya persis di pinggir jalan, kedua saksi melihat ke dalam rumah melalui jendela rumah yang terbuka dan mendapati korban sudah tergantung di bawah pintu rumahnya.

"Kondisi leher korban saat itu telah tergantung dengan tali jemuran dan lutut sampai kaki menyentuh lantai rumahnya," kata Nur yang ditemui Riaueditor di lokasi kejadian.

Kaget, kami langsung berteriak dan memberitahukannya kepada Pak RT dan warga yang lain sehingga mereka berdatangan ke rumah korban. Oleh Pak RT langsung melapornya ke polisi.

"Sebelum kejadian dan dari penuturan tetangga korban, bahwa selama ini korban terlihat biasa aja dan tak ada masalah," ungkap Nur.

Kapolsek Payung Sekaki AKP Usril SH membenarkan peristiwa tersebut dan saat ini anggotanya dibantu Tim Identifikasi Polresta Pekanbaru sedang melakukan olah TKP.

"Benar korban tewas gantung diri dengan menggunakan tali jemuran yang diikatkan dikonsen pintu tengah rumahnya. Tidak ada tanda-tanda kekerasan ditubuhnya, korban murni bunuh diri," jelas Usri.(dm)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini