Miris, Video Tak Senonoh ASN Kemenag Sleman Beredar di Medsos

Redaksi Redaksi
Miris, Video Tak Senonoh ASN Kemenag Sleman Beredar di Medsos
foto: ilustrasi

SLEMAN - Video dan foto tak senonoh ASN Kemenag di Kabupaten Sleman tersebar ke WhatsApp dan Twitter.

Kepala kanwil Kemenag DIY, Edhi Gunawan, membenarkan perempuan di foto dan video tersebut adalah ASN.

Kendati demikian, Edhi tak memaparkan identitas ASN tersebut, pun ia juga tak menjelaskan detail kasusnya.

"Oh (kasus) dulu, kasus lama itu," ujar Edhi kepada wartawan di Kantor Kanwil Kemenag DIY Jalan Sukonandi No 8 Yogyakarta, Senin, (15/04/2019).

"(Kasusnya) akhir tahun 2018 kemarin. Jadi sudah empat bulan lebih," sambungnya.

Bahkan kata dia, berdasarkan klarifikasi yang disampaikan Kanwil Kemenag Sleman, yang bersangkutan mengakui jika video dan foto yang beredar ada dia.

Kanwil Kemenag Sleman kemudian melaporkan secara resmi ke Kakanwil Kemenag DIY, dan diteruskan ke Kemenag RI. Namun sampai saat ini masalah tersebut belum ada tindak lanjut.

Edhi mengakui perempuan tersebut kini masih aktif bekerja di Kanwil Kemenag Kabupaten Sleman. Belum ada sanksi yang dijatuhkan ke yang bersangkutan. Edhi beralasan pihaknya masih menunggu keputusan pusat.

"Sudah anu (dilaporkan ke Kemenag RI). Nanti yang menjatuhkan (sanksi) dari Inspektorat Jenderal, dari Irjen. Itu sudah agak lama kita laporkan ke pusat. Tapi ya kita nunggu aja (keputusan pusat)," tuturnya.

Kepala Kanwil Kemenag Kabupaten Sleman, Sa'ban Nuroni, juga membenarkan perempuan di foto dan video tersebut adalah pegawainya. Sa'ban mengaku prihatin atas kejadian yang memalukan tersebut.

"Kita merasa sangat-sangat prihatin atas kejadian itu. Selanjutnya kami melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan dan hasilnya sudah kami sampaikan ke pimpinan Kanwil (Kemenag DIY)," ucap dia dilansir detikcom.

Sa'ban sendiri tak mengetahui kenapa foto dan video mesum tersebut tersebar di media sosial. "Kami sangat menyayangkan, tapi bukan yang bersangkutan yang menyebarkan (foto dan video mesum)," jelasnya.

(jarrak.id)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini