Meregang Nyawa di Ambulance, PT KAT Terlantarkan Istri Karyawan Melahirkan

Redaksi Redaksi
Meregang Nyawa di Ambulance, PT KAT Terlantarkan Istri Karyawan Melahirkan
ilustrasi
RENGAT, riaueditor.com- Malang nian nasib Henni Simarmata (25) istri dari Arpen Manurung (29) Karytawan PT. Kencana Amal Tani (KAT) yang meninggal dunia saat dalam perjalanan dari perumahan PT KAT kenuju RSUD Indrasari Pematangreba.

Arpen Manurung merupakan karyawan PKS PT KAT, namun saat istrinya akan melahirkan tidak mendapat bantuan pertolongan dari pihak perusahaan, baik secara medis yang menyediakan klinik kesehatan maupun mobilisasi angkutan yang akan membawa pasien ke rumah sakit terdekat. Bahkan korban saat itu akan dinaikkan ke mobil Pickup terbuka.

Koordinator Lembaga Melayu Indragiri (LMI) Ponidi Sirait mengatakan, saat itu dia dimintai tolong oleh Arpen Manurung untuk membantu memobilisasi istrinya yang akan melahirkan anak pertamanya, diketahuinya bahwa, saat sampai di perumahan PT KAT disaksikannya Henni Simarmata akan dinaikkan ke mobil Pickup kijang.

Melihat kondisi itu, Ponidi Sirait mencak-mencak dan tidak berselang lama, pihak perusahaan PT KAT mengirimkan mobil ambulance perusahaan untuk membawa Henni yang akan melahirkan, namun waktunya sudah sangat terlambat.

Menurut Ponidi Sirait, Henni dibawa ke Klinik Medistra Simpang PT KAT, dengan kondisi kepala bayi yang akan dilahirkannya sudah keluar, karena kondisi yang sangat mengenaskan itu, dan kondisi Ibu bayi Henni sudah tak berdaya, maka pihak Klinik Medistra menyarankannya agar dibawa saja ke RSUD Indrasari Pematangreba.

Naas bagi Henni Simarmata dalam perjalanan menuju RSUD Indrasari Pematangreba, nyawa istri Arpen Manurung itu tidak dapat bertahan, dan dia menghembuskan nafas terakhirnya di dalam perjalanan, dalam kondisi yang sangat mengenaskan.

Ditambahkan Ponidi yang tokoh pemuda Kelurahan Pangkalan Kasai, Seberida itu, mayat Henni Simarmata dimakamkan di kampung halamannya di Bandar Pasir Mandoge, Kisaran, Asahan, Sumut, dengan biaya pribadi Ponidi tanpa ada bantuan dari pihak perusahaan PT KAT.

Arpen Manurung suami alm Henni Simarmata ditemui Wartawan mengatakan, sangat menyesalkan tindakan pihak perusahaan tempat dia bekerja, karena petugas klinik PT KAT yang tidak mau perduli dengan kondisi istrinya yang akan melahirkan, sehingga menghembuskan nafasnya yang terakhir untuk selamanya.

Menurut Arpen, sampai saat ini atas meninggalnya istrinya Henni Manurung tidak ada berupa bantuan ataupun uang duka dari pihak perusahaan PT KAT, ini memang sangat keterlaluan.

Sejak istrinya Henni akan melahirkan hingga meninggal dunia, memang tidak ada perhatian dari pihak PT KAT, padahal masalah ini sebelumnya sudah disampaikan kepada menejemen perusahaan.
    
Sementara Meneger PKS PT KAT, Ginting dikonfirmasi Wartawan mengatakan, secara normatif masalah bantuan kematian merupakan tugas dari pihak administrasi kebun PT KAT, sebab Arpen Manurung yang karyawan PKS PT KAT secara administrasinya diurusi oleh personalia kebun PT KAT.

Ginting membantah dikatakan Henni Simarmata yang akan melahirkan itu diboyong dengan mobil Pickup, "Henni saat itu dibawa dengan ambulance" Kata Ginting.

Ditanya tentang bantuan pihak perusahaan terhadap kematian Henni, Ginting berkelit akan memanggil orang yang mengurusi tentang kematian itu, nanti saya hubungi lagi, kata Ginting, meski setelah itu HP Ginting pun tak dapat lagi dihubungi. (Ali)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini