Hearing Ke-2, Dihadapan Dewan dan Managemen PT Kalila Warga Muaro Sako Sampaikan Penderitaan dan Tuntutan

Redaksi Redaksi
Hearing Ke-2, Dihadapan Dewan dan Managemen PT Kalila Warga Muaro Sako Sampaikan Penderitaan dan Tuntutan
zoel/rec
Hearing Ke-2, Dihadapan Dewan dan Managemen PT Kalila Warga Muaro Sako Sampaikan Penderitaan dan Tuntutan.

PELALAWAN, riaueditor.com - Jika pada hearing pertama antara Warga RW Muaro Sako Langgam dengan pihak PT.EMP Bentu atau PT.Kalila yang difasilitasi Komisi III DPRD Pelalawan pada Rabu (9/8/2017) lalu pihak perusahaan tidak dapat hadir dan juga tanpa kehadiran Upika Kecamatan dan instansi Pemerintahan. Namun pada hearing ke-2 hari ini Jumat (18/8/2017) terlaksana dan dihadiri oleh semua pihak. 

Dalam hearing yang dipimpin Monang Pasaribu anggota Komisi III DPRD Pelalawan yang berlangsung di ruang aula kantor DPRD Pelalawan tersebut juga dihadiri Sekretaris komisi III Saniman, anggota DPRD lainnya H Abdullah S.Pd, Sudirman, Afrizal, Rustam Sinaga dan Eliman Manurung, Camat Langgam Eduardo beserta Lurah dan Kapolsek Langgam, Kadis PU Hasan Tua, Management PT Kalila dan 35 warga Muaro Sako yang menggunakan 1 bus. 

Dalam hearing tersebut, juru bicara warga Aswan SH menyampaikan penderitaan warga Muaro Sako yang sangat dekat dengan keberadaan sumur gas yang d‎ikelola PT Kalila. 

"Kondisi jalan Muaro Sako rusak berat dan hancur dan sejumlah titik tergenang air. Begitu juga dengan listrik yang belum dinikmati warga meski jaringan sudah dibangun perusahaan namun belum dialiri arus, tentunya kita minta ada travo dan listrik bisa teraliri. Belum lagi soal CSR perusahaan. Kita pertanyakan kepedulian perusahaan terhadap kebutuhan warga. Sumur gas yang dikelola perusahan ada di Muaro Sako. Hasil gas terus dikeruk namun warga Muaro Sako terus menderita. Warga sudah siap melakukan aksi untuk menutup jalan agar kendaraan operasional perusahaan tidak melintas dan melakukan demo terhadap perusahaan jika tuntutan kami tak terpenuhi," ungkap Aswan. 

Satu persatu warga juga menyampaikan sejumlah permasalahan yang dihadapi warga.‎ Warga sangat mengidamkan listrik, akses jalan yang baik, CSR perusahaan bagi masyarat sekitar, hingga soal tenaga kerja lokal.

Pimpinan hearing beserta anggota Dewan juga memaparkan berbagai pandangan dan pendapatnya terutama jawaban dari pihak perusahaan yang disampaikan oleh ‎Amru Mahalli Manager General Public Affairs EMP didampingi 2 orang mangement lainnya dan Humas PT Kalila. 

Singkatnya, dalam hearing tersebut disepakati beberapa point terkait tuntutan warga Muaro Sako. Diantarnya soal listrik, perusahan akan berkoordinasi dengan pihak PLN ‎untuk sistem pengelolaan jaringan termasuk pengadaan travo. Untuk jalan, perusahaan akan berkoordinasi dengan Camat, Lurah dan Pemkab Pelalawan melalui Dinas PU agar dapat memperbaiki akses jalan. Soal CSR perusahan sangat berkomitmen terutama masalah pendidikan. Perusahaan bersama warga sama-sama berpartisipasi menjaga sejumlah hal dan saling melakukan koordinasi. Terutama berbagai tuntutan warga akan menjadi catatan pihak perusahaan misalnya soal tenaga kerja lokal. 

"Kita butuh waktu tentunya untuk merealisasikan berbagai tuntutan warga. Paling tidak 6 bulan perusahaan akan mempersiapkan berbagai hal program perencanaan dan pengerjaannya. Kami dari Management sangat senang dengan pertemuan ini sehingga ‎menjadi catatan dan masukan dari masyarakat. Tentunya kita mencari solusi terbaik tanpa ada tindakan-tindakan sampai menutup jalan dan sebagainya," papar jubir perusahaan Amru Mahalli.

Monang Pasaribu selaku pimpinan sidang saat ditanyakan sejumlah wartawan usai hering menyampaikan Dewan akan mengawasi hasil kesepakatan perusahaan dengan warga. 

"Kita mencari solusi antara perusahaan dan warga. Perusahan juga butuh waktu dan berkomitmen mendengarkan serta merealisasikan aspirasi warga. Semuanya tentu ada proses. Tentu 6 bulan kedepan nantinya Dewan akan memastikan komitmen dari perusahaan," terangnya. (Zoel)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini