Gara-Gara Sebut 80 persen Pembangunan Sekolah di Pelalawan Dari Kampar, Kadisdik Didemo AMPKP

Redaksi Redaksi
Gara-Gara Sebut 80 persen Pembangunan Sekolah di Pelalawan Dari Kampar, Kadisdik Didemo AMPKP
zul/riaueditor.com
Gara-Gara Sebut 80 persen Pembangunan Sekolah di Pelalawan Dari Kampar, Kadisdik Didemo AMPKP
PELALAWAN, riaueditor.com - Puluhan massa Aliansi Masyarakat Pembela Kabupaten Pelalawan (AMPKP) pada Kamis (24/11/2016) pukul sekitar pukul 11.00 Wib ‎menggelar aksi di Kantor Bupati Pelalawan agar Bupati HM Harris mencopot jabatan Kepala Dinas Pendidikan yang dinilai massa telah melecehkan Kabupaten Pelalawan.

Pelecehan yang dilakukan oleh Kepala Dinas Kabupaten Pelalawan H Syafruddin MM yakni pernyataannya saat menjadi inspektur upacara pada Apel Senin (21/11/2016) pagi di halaman Kantor Bupati Pelalawan, dimana dalam pernyataannya menyebutkan bahwa 80 persen pembangunan sekolah di Kabupaten Pelalawan dari Kabupaten Kampar.

Yahya dan Jumri Harmadi, koordinator lapangan massa yang berdemo silih berganti menyampaikan orasi. "Pernyataan Kadisdik sudah melecehkan Kabupaten Pelalawan. Darimana Kadisdik dapat data kalau 80 persen pembangunan sekolah di Pelalawan berasal dari Kampar. Kalau ngomong harus punya data akurat jangan asal mengeluarkan statement saja," papar Yahya.

Jumri Harmadi juga menyampaikan bahwa ini peringatan keras bagi pejabat-pejabat di Kabupaten Pelalawan agar tidak sembarangan mengeluarkan statement kalau tidak didukung dengan data. " Pejabat jangan sembarangan ngomong. Harus punya data jangan melecehkan Negeri sendiri dan menyakiti hati masyarakat," teriaknya.

Sekda Pelalawan H Tengku Mukhlis MSi didampingi Asisten III Emir Efendi yang menerima massa pen‎demo menyampaikan bahwa usai upacara dan saat coffe morning Bapak Bupati Pelalawan HM Harris sudah menegur Kadisdik Pelalawan.

"Ya, kita akan dorong dan minta kepada Kadisdik untuk menyampaikan permintaan maaf terbuka melalui media massa," ucapnya. (zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini