Diduga Brigadir Megi Satria Diantar Teman Seangkatanya ke Klinik Rizki Medika

Redaksi Redaksi
Diduga Brigadir Megi Satria Diantar Teman Seangkatanya ke Klinik Rizki Medika
dm/riaueditor.com
Diduga Brigadir Megi Satria Diantar Teman Seletingnya Ke Klinik Rizki Medika
PEKANBARU, Riaueditor.com- Tewasnya Brigadir Megi Satria yang ditemukan di teras klinik pengobatan 24 jam Rizki Medika di Jalan DI Panjaitan Kecamatan Senapelan, Jumat (13/2) siang, sekitar pukul 12.30 WIB masih menyimpan misteri. Kabarnya, pria yang mengantar almarhum adalah teman seangkatannya di kepolisian.

Kematian Brigadir Megi yang kesehariannya berdinas di Paminal Bid Propam Polda Riau masih menimbulkan tanda tanya. Ayah satu orang bocah perempuan berusiai 2 tahun 7 bulan itu, dikenal baik dan periang dilingkungan tempatnya bekerja.

Namun siang tadi, sekitar pukul 12.30 WIB, kabar mengejutkan kalau Brigadir Megi meninggal di klinik 24 jam Rizki Medika diantar seseorang menggunakan mobil Suzuki Ertiga warna hitam No Pol BM 1354 NC. Informasinya, pria berciri-ciri badan tinggi dan berambut pendek rapi yang mengantar Megi adalah teman seangkatannya.

Dikabarkan juga, tim Propam Polda Riau saat ini tengah menggeledah mobil Suzuki Ertiga yang diketahui milik Bripda Beni Romel, teman seangkatan Megi. Anggota Sabhara Polres Kuansing tersebut kini dikabarkan juga tengah dimintai keterangan pihak Propam Polda Riau terkait kematian rekannya tersebut.

Namun ketika informasi itu dikonfirmasi ke Kabid Propam Polda Riau, AKBP Budi Santoso menepis isu adanya keterlibatan rekan seangkatan korban tersebut. "Belum ada. Kita masih menyelidiki kasus ini," katanya saat dihubungi Riaueditor.

Ketika ditanya pria yang mengantarkan Brigadir Megi adalah Bripda Beni Romel anggota Polres Kuansing, rekan seangkatan korban, lagi-lagi dibantah AKBP Budi.

"Masak iya, belum tahu saya. Pihaknya masih menyelidiki dan saat ini kami masih mencari tahu siapa pria yang mengantarkan korban ke klinik itu," kata AKBP Budi.

AKBP Budi juga menegaskan, jika Brigadir Megi saat ditemukan tidak ada tanda luka ditubuhnya. "Saya tadi melihat langsung, tidak ada tanda-tanda kekerasan sedikitpun disekujur tubuhnya," tutup AKBP Budi.(dm)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini