Buntut Bentrok, Sopir Taksi di Pekanbaru Demo Protes Ojek “Online”

Redaksi Redaksi
Buntut Bentrok, Sopir Taksi di Pekanbaru Demo Protes Ojek “Online”
tnc
Ratusan sopir taksi dari berbagai perusahaan penyedia jasa angkutan di Kota Pekanbaru berunjuk rasa di depan gerbang gedung perkantoran Walikota Pekanbaru

PEKANBARU - Ratusan sopir taksi dari berbagai perusahaan penyedia jasa angkutan di Kota Pekanbaru berunjuk rasa di depan gerbang gedung perkantoran Walikota Pekanbaru.

Aksi ini imbas dari bentrokan sejumlah pengemudi taksi dengan pengemudi angkutan online Go-Jek yang terjadi Minggu malam (20/8/2017). Akibat bentrokan tersebut, 9 taksi rusak parah. 

"Kami telah bertahun-tahun di Pekanbaru. Bahkan sejak 1976 kami di sini. Sekarang kami hancur dengan keberadaan mereka (angkutan daring)," kata seorang supir Taksi, Yusra, Senin (21/6/2017).

Dengan membawa spanduk yang berisi berbagai tuntutan, mereka menilai sikap pengemudi Go Jek telah di luar batas kewajaran. Hingga mengakibatkan sembilan mobil taksi rusak parah.

Dari pantauan, mobil taksi baik dari Blue Bird, Riau Taxi, Puskopau (Pusat Koperasi Angkatan Udara) dan Kopsi rusak pada bagian kaca depan dengan kondisi pecah. Begitu juga lampu terlihat rusak dan bolong. 

Meski mengakibatkan kendaraan rusak, pengemudi taksi menyatakan tidak akan melakukan aksi balasan. Dengan catatan, pelaku kekerasan tersebut harus ditindak tegas sesuai hukum.

Selain itu, mereka meminta Pemerintah Kota Pekanbaru mencabut keberadaan angkutan online tersebut. 

Kepala Dinas Perhubungan Pekanbaru, Arifin Harahap mendatangi para pendemo. Beberapa dari pengemudi taksi dan pewakilan organisasi angkutan darat (Organda) Pekanbaru kemudian menggelar pertemuan. 

Hingga berita ini diturunkan pertemuan itu masih terus berlangsung. Sementara massa lainnya masih tetap melanjutkan aksi demonstrasi. 

Sementara itu, Kepolisian Resor Kota Pekanbaru menyatakan tengah menyelidiki bentrokan beruntun antara pengemudi transportasi berbasis aplikasi dalam hal ini Go-Jek dan Go-Car dengan para sopir taksi konvensional yang terjadi di Simpang Mall SKA.

"Pelaku dalam lidik baik dari sopir taksi konvensional maupun dari yang online," kata Kepala Polresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto. (kpc)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini