Bentrok Pecah, Satpol PP Rohul Serang Satpol PP Kampar di Lima Desa

Redaksi Redaksi
Bentrok Pecah, Satpol PP Rohul Serang Satpol PP Kampar di Lima Desa
ys
sengketa lima desa berakhir ricuh
TAPUNG HULU riaueditor.com - Kisruh perebutan lima desa Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar yang diklaim oleh Pemkab Rokan Hulu mencapai puncaknya Selasa (28/1/2014) dengan terjadinya bentrok di Desa Tanah Datar Kecamatan Tapung Hulu sekira pukul  16.45 WIB.

Situasi panas ini sempat terjadi karena Ratusan personil Satpol PP Rohul melakukan penyerangan dari arah Lapangan Desa Tanah Datar ke arah berkumpulnya pejabat Kampar dan warga pro Kampar di sekitar pekarangan rumah Kades Tanah Datar Fadlan. 

Situasi sebenarnya dalam keadaan aman usai Bupati Kampar Jefry Noer menemui massa pro Rohul dan berbincang dengan Kapolres Rohul AKBP Onny T. Namun saat rombongan Bupati bersama Kapolres dan Dandim Kampar sedang melaksanakan Salat Ashar di rumah Kades Tanah Datar, sejenak ada suara teriakan dan Satpol PP Rohul terlihat mengejar Satpol PP Kampar dan rombongan pejabat Kampar dengan  melakukan penyerangan ke arah tempat rombongan pejabat Kampar dan massa pro Kampar berkumpul.

Puluhan anggota Satpol PP Rohul berteriak sambil berlari mengejar anggota Satpol PP Kampar. Mereka terlihat membawa potongan kayu dan tongkat.  Mereka juga tampak melemparkan batu. Sementara  belasan anggota Satpol PP Rohul tampak  mengejar mobil dinas Bupati Kampar BM 1 F. Beruntung Bupati sedang tidak berada di dalam mobil dinasnya itu karena  Bupati sedang beristirahat di rumah Kades Tanah Datar menunggu kedatangan pejabat Polda Riau.

Tak berapa lama aksi kejar-kejaran terjadi. Anggota Satpol PP Rohul yang memaksa masuk ke area berkumpul warga pro Kampar lalu dikejar oleh polisi dan anggota Brimob Polda Riau yang telah diturunkan sejak Selasa (28/1) pagi. Anggota Pol PP Rohul dipaksa mundur ke barisannya.

Ketika aksi kejar-kejaran ini terjadi beberapa kali terdengar letusan senjata api dan aparat keamanan juga mengeluarkan gas air mata. Tak jarang diantara anggota Pol PP Rohul yang membandel  ini ditendang oleh polisi dan Brimob agar kembali ke tempat mereka berkumpul.

Dalam penyerangan itu juga menyebabkan kerusakan sepuluh  unit mobil akibat lemparan batu dari kubu Pol PP Rohul dan warga pro Rohul. Diantara mobil dinas yang rusak terdapat   mobil Camat Tapung, mobil kepala desa dari Kecamatan Tapung. Kerusakan ini berupa pecahnya kaca mobil dan kerusakan pada dinding mobil.

Sekira dua puluh menit situasi kembali berhasil diamankan dan anggota Satpol PP Rohul dan warga pro Rohul kembali ke tempat mereka berkumpul di sekitar Lapangan Desa Tanah Datar.

Sebelum bentrokan ini terjadi massa kedua kubu sempat berkumpul disatu titik ketika datangnya Bupati Kampar Jefry Noer.

Bupati Kampar tiba di Desa Tanah Datar sekira pukul 15.45 WIB dengan mobil dinas BM 1 F jenis Land cruiser cygnus.  Begitu sampai di rumah Kades Tanah Datar, Bupati Jefry bergegas menuju arah tempat berkumpulnya Satpol PP Rohul dan massa Pro Rohul yang jaraknya sekira 100 meter dengan berjalan kaki  didampingi Kapolres Kampar AKBP Ery Apriyono, Dandim 0313 KPR Letkol Asep D  dan sejumlah pejabat Kampar termasuk Camat Tapung Hulu, Tapung Hilir dan lainnya.

Begitu sampai didepan kerumunan massa pro Rohul, Bupati Kampar Jefry Noer berbincang dengan Kapolres Rohul AKBP Onny T sekira 20 menit.

Usai perbincangan itu, situasi aman dan terkendali. Tapi tak berapa lama sekira pukul 16.45 WIB bentrokan akhirnya pecah.(Smi)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini