Bentrok Mahato Dipicu Konflik Lahan Berkepanjangan

Redaksi Redaksi
Bentrok Mahato Dipicu Konflik Lahan Berkepanjangan
ist.

PS.PENGARAIAN, riaueditor.com –  Konflik agraria antara masyarakat Desa Mahato Sakti dengan PT Merangkai Artha Nusantara (MAN), Kecamatan Tambusai Utara, kabupaten Rokan Hulu, sudah berlangsung lama.

Bentrok berdarah itu pecah menyusul tak kunjung selesainya sengketa agraria antara masyarakat dengan PT MAN, pemicunya, perusahaan dituding menyerobot lahan masyarakat Mahato Sakti sekitar 300 hektar.

Menurut Camat Mahato, Gorneng, persoalan itu sudah lama, bahkan sudah dilakukan memorandum of understanding (MoU) masyarakat dan PT MAN, namun butir-butir kesepakatan itu belum dipenuhi pihak perusahaan PT MAN.

"Sengketa yang terjadi sudah lama dan sekarang puncaknya. mungkin masyarakat sudah hilang kesabaran," kata Camat.

Sementara, mantan Ketua KNPI Rohul, Kelmi Ambri, SH mengatakan, pihak terkait harus melakukan langkah strategis guna mengurai persoalan tersebut, agar tidak terjadi peristiwa susulan, katanya.

"Kami juga minta masyarakat bisa menahan diri, agar tidak terulang lagi tindakan yang sama-sama merugikan masyarakat," ungkap Kelmi.

Bentrok berdarah antara masyarakat Desa Mahato Sakti dengan Pam Swakarsa PT MAN menimbulkan korban jiwa satu orang tewas dan belasan lainnya luka-luka.

Sementara kerugian materil 6 unit sepeda motor milik Anggota PAM juga dibakar massa, termasuk 1 unit truk colt diesel dan 1 unit barak perusahaan ikut hangus terbakar.(YS)

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini