Alahmak! Bola Lampu pun Disikat Maling, Aksi Terekam CCTV

Redaksi Redaksi
Alahmak! Bola Lampu pun Disikat Maling, Aksi Terekam CCTV
foto: ist
WANTED Maling Bola Lampu terekam cctv
BAGANSIAPIAPI, riaueditor.com - Bermacam spesialis maling di Bagansiapiapi. Kali ini bola lampu pun menjadi incaran dan sudah kerap kali terjadi. Aksi maling kali ini terekam CCTV di rumah salah seorang wartawan. Masyarakat sekitar resah, karena sering kehilangan bola lampu, Sabtu (10/9) malam.

Noprio Sandi wartawan riauterkini.com menjelaskan, ketika bangun usai sholat subuh saat membuka pintu mendapati bola lampu di depan rumahnya tidak menyala lagi, dicek ternyata bola lampunya telah lesap.

Untuk mengetahui pelaku pencurian, wartawan tersebut memutar kembali CCTV yang ada di rumahnya, pelacakan agak senang melalui step per satu jam, dengan melihat kondisi depan rumah terang berubah menjadi gelap.

Ternyata aksi tersebut terjadi antara pukul 02.00 WIB hingga pukul 03.00 WIB, dan setelah dilakukan pelacakan, ternyata benar adanya bola lampu tersebut telah dicuri, maling spesialis bola lampu.

"Maling datang dua orang menggunakan sepeda motor, berhenti di depan rumah, satu diantaranya memakai baju kaos warna merah dengan lingkaran hitam di dada, memakai celana hitam, bersepatu, rambut sedang, postur tubuh agak berisi, pukul 02.03 WIB mendekati rumah saya," kata Noprio Sandi.

Pertama mendekat, tidak lama kemudian dia pergi dan belum melancarkan aksi apa-apa. Pukul 02.17 WIB, mereka datang lagi, yang berbaju merah kembali mendekati rumah dan langsung mengambil bola lampu, setelah itu langsung pergi meninggalkan lokasi.

Iapun penasaran dan membuka CCTV bersama warga setempat, mana tahu ada yang mengenali pelaku pencurian. Setelah dicek, sejumlah warga di Jalan Tanah Putih Bagansiapiapi tidak mengenal maling tersebut, kuat dugaan, maling ini bukan warga setempat dengan sistem bergerak mencari setiap bola lampu yang bisa diambil menggunakan tangan kosong.

Sejumlah warga lain mengaku juga sering kehilangan bola lampu, namun sampai sekarang belum diketahui siapa pelaku pencurian tersebut. Ketika hal itu dikonsultasikan kepada RT setempat, malah RT tersebut juga mengeluh, karena tinggal di Jalan Tanah Putih sangat banyak maling.
“Sedangkan saya itu mau jual rumah, ngak betah tinggal disini,” kata Ketua RT.

Aksi ini tidak dilaporkan korban ke polisi, karena tiga kali laporan kemalingan sebelumnya dengan nominal yang lebih besar, sampai sekarang malingnya belum tertangkap.

Kapolsek Bangko, AKP Agung Triadi SIK mengatakan, bahwa setiap laporan tetap diproses dan dilakukan penyidikan. "Kalau ada laporan kita proses, kalau tertangkap atau tidak kita berusaha dan kebanyakan yang ada laporannya memang sudah kita tangkap," tegasnya. (rd)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini