UPT SDN 035 Tarai Bangun Gelar Workshop IT dan Penerapan IKM

Redaksi Redaksi
UPT SDN 035 Tarai Bangun Gelar Workshop IT dan Penerapan IKM
Kepala UPT SDN 035 Tarai Bangun, Evi yenti, S. Pd memberikan pemaparan pada workshop IT dan penerapan IKM.(Foto: Andi/riaueditor.com)

KAMPAR - UPT Sekolah Dasar Negeri (SDN) 035 Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar menggelar workshop penggunaan IT (Informasi Teknologi) dan Penerapan IKM (Implementasi Kurikulum Merdeka), Kamis (7/9/2023). Kegiatan berlangsung di aula UPT SDN 035 Tarai Bangun.

Hadir sebagai nara sumber workshop yang diikuti oleh sebanyak 28 tenaga pendidik dan kependidikan termasuk operator sekolah tersebut di antaranya Korwil Pendidikan Kecamatan Tambang, Endang Purwanti, S. Pd bersama pengawas Nur Eka Siswi, S. Pd serta seorang guru penggerak UPT SDN 035 Tarai Bangun, Deni Arisanti, S. Pd.

Dalam sambutannya Kepala UPT SDN 035 Tarai Bangun, Evi Yenti, S. Pd menyampaikan, tujuan workshop yang dilaksanakan mandiri oleh UPT SDN 035 Tarai Bangun ini adalah mempermudah pelaksanaan kegiatan pembelajaran di sekolah yang saat ini telah menerapkan Kurikulum Merdeka atau Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM).

Pada sesi pertama workshop yang dimulai sejak pagi ini diawali dengan pemaparan cara menggunakan aplikasi Canva oleh guru penggerak Deni Arisanti. Aplikasi ini merupakan aplikasi video dan foto editor serta membuat animasi yang dilengkapi teks sebagai media pelaksanaan pembelajaran.

Siang harinya, workshop dilanjutkan dengan sesi kedua, dengan materi IKM yang disampaikan oleh Korwil Endang Purwanti dan pengawas Nur Eka Siswi, S. Pd.

"Pada sesi kedua ini, Ibu Korwil dan Ibu Pengawas memaparkan apa-apa yang menjadi poin penting dalam mengajar, serta hal-hal lain yang berkaitan dengan IKM ini," kata Evi Yenti.

Masih terkait pembelajaran IKM, Evi Yenti mengatakan bahwa perlunya para guru untuk menguasai dan memahami IT. Pasalnya, pembelajaran IKM ini sangat berkaitan erat dengan IT.

Pada 2022 lalu UPT SDN 035 Tarai Bangun telah memulai pelaksanaan Kurikulum Merdeka. Di tahun 2023 ini, pihak sekolah tentunya akan lebih menyempurnakan pelaksanaan dan penerapan IKM.

"Jika tahun 2022 penerapan IKM untuk murid kelas I dan IV, di tahun ini kita laksanakan untuk kelas II dan V. Insyaa Allah di tahun mendatang untuk kelas III dan VI, sehingga kita sudah 100 persen melaksanakan IKM," papar Evi Yenti lagi.

Sebagai kepala sekolah, Evi yenti sangat mengapresiasi para guru sekolahnya yang sangat antusias untuk mempelajari segala sesuatu yang berkaitan dengan kurikulum merdeka ini.

Dia berharap dengan dilaksanakannya qorkshop hari ini, dapat memberikan pemahaman dan pengetahuan bagi guru, sehingga pelaksanaan pembelajaran dengan kurikulum merdeka dapat berjalan dengan lebih baik.

Pihak sekolah sendiri daat ini juga telah mempersiapkan dan melengkapi bahan ajar IKM, baik buku-buku pelajaran dan lain sebagainya.

"Kita berharap kinerja guru lebih meningkat, dengan begitu prestasi anak didik juga akan meningkat," tutup Evi Yenti.

Sementara, Korwil Pendidikan Kecamatan Tambang, Endang Purwanti di kesempatan yang sama menyampaikan, workshop seperti yang dilaksanakan di UPT SDN 035 saat ini sangat penting untuk dilaksanakan. Yakni untuk pengembangan diri para guru itu sendiri.

Saat ini, kata Endang, para guru dituntut untuk dapat melaksanakan pembelajaran berbasis IT. Setelah pelaksanaan IKM tahun pertama di tahun 2022 lalu, pelaksanaan di tahun kedua ini tentunya harus lebih baik lagi.

"Ada tiga hal yang dipaparkan dalam workshop IKM ini, pertama terkait modul ajar, P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) dan ketiga tentang alat peraga dan media pembelajaran," terang Endang mengakhiri.(Andi)

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini