Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UIR Taja Workshop Implementasi MBKM

Redaksi Redaksi
Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UIR Taja Workshop Implementasi MBKM

PEKANBARU - Perkembangan ilmu dan teknologi menuntut adanya perubahan dalam sistem pendidikan agar mampu beradaptasi dengan Era Revolusi Industri 4.0. Di mana kompetensi lulusan lebih dituntut pada keterampilan berpikir kritis dan kreatif, komunikasif, kolaboratif, dan pemecahan masalah.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi, mengeluarkan kebijakan Medeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM) pada tingkat Perguruan Tinggi.

Berkaitan dengan hal tersebut, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Islam Riau menaja Workshop Implementasi dan Penjaminan Mutu pelaksanaan MBKM pada Rabu, 6 Oktober 2021 secara daring. Sebagai narasumber narasumber Ketua Asosiasi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (APSPBI) Paulus Kuswandono PhD.

Kegiatan dibuka Wakil Dekan I Bagian Akademik FKIP UIR, Dr Miranti Eka Putri MEd, dimoderatori Sekretaris Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Sri Wahyuni MPd.

Ketua Pelaksana Estika Satriani MPd menyampaikan bahwa kegiatan ini dihadiri oleh Dosen-dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris dan dosen dari berbagai Universitas di seluruh Indonesia.

Dijelaskan, esensi dari MBKM bagi mahasiswa adalah dimilikinya kesempatan untuk mengikuti 1 semester atau setara dengan 20 SKS pembelajaran di luar prodi pada perguruan tinggi yang sama.

"Dan paling lama 2 (dua) semester atau setara dengan 40 (empat puluh) sks pembelajaran pada prodi yang sama di perguruan tinggi yang berbeda, pembelajaran pada prodi yang berbeda di perguruan tinggi yang berbeda atau pembelajaran di luar perguruan tinggi," ujarnya.

Wakil Dekan I Bidang Akademik dalam sambutannya berharap kegiatan ini membekali dosen dengan pengetahuan pengemplementasian bentuk kegiatan MBKM.

"Kita berharap di Prodi Pendidikan Bahasa Inggris khususnya, FKIP pada umumnya dapat mengimplementasikan bentuk kegiatan MBKM dengan baik, sehingga kompetensi lulusan prodi dapat meningkat,” ujar Miranti Eka Putri.

Paulus Kuswandono dalam pemaparannya menekankan bahwa MBKM ini bukanlah kurikulum melainkan bentuk kegiatan yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memilih mata kuliah yang akan dikuti secara terprogram, baik di prodi dan sisanya di luar prodi.

Sementara, Kaprodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UIR Muhammad Ilyas MPd, menyampaikan bahwa Prodi sudah mengikuti beberapa Program MBKM dengan kegiatan kampus mengajar, pertukaran mahasiswa, dan hibah kurikulum MBKM. Dan saat ini prodi memfasilitasi dosen dosen untuk pendalaman konsep kampus merdeka. (MCR)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini