Perlu Pembentukan Adab dalam Sistem Pendidikan

Redaksi Redaksi
Perlu Pembentukan Adab dalam Sistem Pendidikan
Ist
Ilustrasi.

PEKANBARU - Perlu adanya pembentukan adab dan akhlak mulia dalam sistem pendidikan di Indonesia. Tujuan pendidikan itu adalah meningkatkan iman dan taqwa serta akhlak mulia.

Disampaikan Dekan Fakultas Psikologi Universitas Islam Riau (UIR), Yawar Arief, M.Psi., Psikolog dalam sambutannya pada Seminar Inter Islamic University Conference on Psychology (IIUCP) secara virtual, Sabtu, (26/11/2022).

“Landasannya ialah UUD 1945 pasal 33 ayat 3, bahwa tujuan pendidikan itu adalah meningkatkan iman dan takwa serta akhlak mulia,” ujar Yanwar.

Forum ini menjadi suatu penegasan dan penguat bahwa harus menciptakan suatu sistem pendidikan yang mengarah pada adab.

Yanwar berharap melalui kegiatan ini dapat melahirkan sebuah resolusi mengenai bagaimana membentuk adab dalam diri peserta didik.

“Jumat kemarin kita sudah melaksanakan workshop dengan Dr. Adian Husaini, temanya tentang pembuatan atau penyusunan kurikulum adab di sekolah, dan sambutannya luar biasa,” kata Yawar.

Selain itu diadakan juga kegiatan presentase pepper yang diikuti oleh 190 peserta. Dengan ini diharapkan dapat lebih menguatkan lagi peran psikologi Islam.

“Dengan adanya jumlah artikel yang begitu banyak itu tentunya menjadi semangat kita untuk memberikan kontribusi untuk masyarakat,” ujar Yanwar.

Sementara itu Presiden IIUCP, Dr. Fuad Nashori, M.Si., Psikolog menjelaskan tujuan diadakannya kegiatan ini untuk mendorong dan menggerakkan psikologi Islam.

“Psikologi Islam ini adalah suatu gerakan yang dimaksudkan untuk mengkaji tentang jiwa dan perilaku manusia dalam sudut pandang Islam. Untuk itu tema - tema yang kita angkat adalah tema yang responsif terhadap perkembangan masa kini,” jelasnya.

Seminar virtual dengan tema Peran Psikologi Islam Dalam Proses Pengadaban ini juga turut dihadiri Dekan Fakultas Psikologi UIR, Yawar Arief, Presiden IIUCP, Fuad Nashori, Wakil Rektor III UIR, Admiral.

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini