Peringatan Sumpah Pemuda 2023, UPT SDN 035 Tarai Bangun Gelar Lomba

Redaksi Redaksi
Peringatan Sumpah Pemuda 2023, UPT SDN 035 Tarai Bangun Gelar Lomba
Upacara bendera peringatan Sumpah Pemuda ke-95 tahun 2023 UPT SDN 035 Tarai Bangun.(Foto: Ist)

KAMPAR - Bersempena dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 9ktober ke-95 tahun 2023 ini, UPT Sekolah Dasar Negeri (SDN) 035 Tarai Bangun Kecamatan Tambang, Kampar, menggelar serangkaian kegiatan dan lomba yang melibatkan anak didik, dengan tujuan memeriahkan peringatan hari bersejarah bagi bangsa Indonesia itu.

Puncaknya Sabtu (28/10/2023) dilaksanakan upacara bendera sekaligus pengumuman pemenang lomba. Ada dua jenis lomba yang digelar di UPT SDN 035 Tarai Bangun.

Lomba ini ditaja oleh dua mahasiswa asistensi PGSD UNRI, yakni Riski Amanda dan Kamil Aprila.

Pertama yakni lomba mewarnai. Untuk lomba yang diikuti seluruh murid dari kelas I sampai kelas III dimenangkan oleh murid kelas III C atas nama Bilqis.

Sedangkan lomba drama yang diikuti perkelas, yakni Kelas IV aampai kelas VI, dimenangkan oleh kelas VI A dengan guru pembimbing Ibu Suwarni, S. Pd.

Kepala UPT SDN 035 Tarai Bangun, Evi Yenti, S. Pd menyampaikan, momen sumpah pemuda tahun 2023 yang bertema "Bersama Majukan Indonesia" ini, sekolahnya lebih menitikberatkan pada pembangunan moral dan sikap anak. Penekanannya, sekolah berupaya mengimplementasikan isi Sumpah Pemuda dalam kehidupan anak sehari-hari.

"Pertama, cinta tanah air. Yakni dengan menghargai jasa para pahlawan. Kedua, berbangsa satu. Kami menerapkan kepada anak agar bisa bekerja sama, di sini ditekankan persatuan dan kesatuan tanpa melihat perbedaan dan latar belakang," kata Evi Yenti.

Pada poin kedua ini, Evi Yenti lebih menegaskan pada pencegahan terjadinya kasus perundungan atau bulying.

Sedangkan ketiga, pihak sekolah menekankan pada penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan sopan. Penekanan poin terakhir ini disebabkan, belakangan ini, di era digitalisasi dan keterbukaan informasi melalui internet, anak-anak lebih mudah terpengaruh hal-hal tak baik dari berbagai konten internet yang seharusnya tak boleh ditonton anak usia sekolah dasar.

"Anak-anak suka berkata kasar. Melontarkan kata-kata yang tidak sewajarnya bahkan berbohong," terang Kepsek.

Secara garis besarnya, tahun ini pihak sekolah lebih memaknai isi sumpah pemuda dengan mengimplementasikannya pada pembenahan perilaku anak. Penekanannya agar tak terjadi bulying dan kekerasan di sekolah.

Masih terkait upaya antisipasi terjadinya kasus bulying, pada tahun ini UPT SDN 035 Tarai Bangun menunjuk 5 orang wali murid sebagai perwakilan komite. Tugasnya adalah menjembatani komunikasi dua arah para wali murid dengan pihak sekolah.

Mereka inilah yang nantinya akan memberikan informasi dari pihak sekolah kepada para wali murid lainnya. Mereka akan menjembatani komunikasi dengan pihak sekolah.

"Salah satunya, pihak sekolah meminta kepada wali murid untuk membatasi penggunaan HP di rumah untuk menghindari dampak-dampak negatif. Pihak sekolah juga akan mendengar dari perwakilan komite, seperti apa permasalahan yang dihadapi orang tua, sehingga bisa dicarikan solusi," tutup Evi Yenti mengakhiri.(Andi)

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini