Menyangkut Rapor Pendidikan, UPT SDN 028 Kubang Jaya tak Mau Asal Laksanakan ANBK

Redaksi Redaksi
Menyangkut Rapor Pendidikan, UPT SDN 028 Kubang Jaya tak Mau Asal Laksanakan ANBK
UPT SDN 028 Kubang Jaya.(Foto: Andi/riaueditor)

KAMPAR - UPT Sekolah Dasar Negeri (SDN) 028 Kubang Jaya tak mau tergesa-gesa dalam melaksanakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Hal tersebut dikarenakan ANBK merupakan pertaruhan yang menyangkut rapor pendidikan sekolah.

Kepala UPT SDN 028 Kubang Jaya, Eko Yuniansyah, S. Pd menyampaikan, pihaknya ingin hasil ANBK ini benar-benar maksimal. Oleh karena itu, persiapan dan pelaksanaannya juga harus dilakukan dengan baik.

"Hasil ANBK adalah rapor pendidikan. Pertaruhannya mutu dan kualitas sekolah. Jadi kita tidak mau main-main, kita berupaya maksimal dalam pelaksanaannya," tutur Eko.

Di UPT SDN 028 Kubang Jaya, ANBK dilakukan pada pagi hari,saat anak-anak peserta ANBK masih dalam kondisi segar dan mantap, sehingga akan lebih fokus dan konsentrasi. Setiap harinya selama pelaksanaan ANBK juga dibatasi, hanya 10 anak saja yang mengikuti ANBK.

"Jadi, 30 peserta melaksanakan ANBK 6 hari. Selama 3 hari literasi dan 3 harinya lagi numerasi," jelas Eko Yuniansyah.

Mengingat pentingnya pelaksanaan ANBK serta untuk mengejar hasil terbaik, Eko memberikan catatan untuk penyempurnaan ANBK ke depan.

Seperti beberapa sekolah lainnya, sebanyak 30 peserta yang ditunjuk secara acak oleh Kementerian Pendidikan, dinilai masih belum bisa mewakili seluruh peserta didik di suatu sekolah. Terlebih lagi jika sekolah tersebut memiliki murid hingga ribuan.

Demikian pula dengan pelaksanaan Sulingjar (survey lingkungan belajar) yang diikuti oleh seluruh guru dan kepala sekolah. Ternyata tidak semua guru memahami dan bisa mengerjakan instrumen yang notabene ada ratusan soal.

"Ada guru yang meminta kepada operator untuk mengerjakan instrumen sulingjar ini. Padahal sebenarnya kan harus diisi sesuai pandangan guru yang bersangkutan, tentu hasilnya tak sesuai harapan," kata Eko Yuniansyah yang juga Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Siak Hulu ini.

Sehingga itu, setelah pelaksanaan ANBK di tahun ketiga ini, diharapkan ada evaluasi untuk penyempurnaan, bagaimana agar hasil ANBK yang menjadi rapor pendidikan ini lebih akurat, sehingga satuan pendidikan dapat mengambil langkah yang tepat untuk peningkatan mutu dan kualitas pendidikan.(Andi)

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini