Gugus III K3S Siak Hulu Mantap Terapkan Metode Gasing

Redaksi Redaksi
Gugus III K3S Siak Hulu Mantap Terapkan Metode Gasing
Workshop pembiasan metode Gasing yang diikuti oleh 69 guru SD di Gugus III Siak Hulu Rabu lalu.(Foto: Ist)

KAMPAR - Gugus III Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar, siap dan mantap untuk menerapkan metode pembelajaran Gasing (Gampang Asyik Menyenangkan) di 10 sekolah yang ada di gugus tersebut.

Salim, S. Pd, Kepala UPT SDN 011 Desa Baru yang menjadi sekolah inti di Gugus III menyampaikan, Gasing ini merupakan metode baru dalam berhitung. Berhitung dengan metode ini lebih mudah dibanding menggunakan cara konvensional atau cara-cara lama.

Selain lebih mudah, pembelajaran dengan metode gasing juga dibuat agar asyik dan menyenangkan. Misalnya dengan nyanyian dan games yang tidak membuat anak bosan dan merasa tertekan.

"Jika sebelumnya dengan metode lama, anak-anak sering merasa tertekan dan cepat bosan dengan mata pelajaran matematika, sekarang anak-anak dapat mengikuti pembelajaran dengan asyik. Mereka juga merasa pelajaran berhitung ini menyenangkan," jelas Salim.

Dengan diterapkannya metode Gasing ini diharapkan dapat mendongkrak rapor pendidikan numerasi pada sekolah-sekolah yang ada di Gugus III. Pasalnya, rapor pendidikan numerasi sekolah pada umumnya perlu ditingkatkan.

"Untuk di sekolah kita SDN 011 Desa Baru, rapor numerasinya berada di warna kuning. Kita ingin rapor pendidikan numerasi ini meningkat dengan adanya metode Gasing," tutur Salim.

Gasing sendiri memang merupakan program Pemkab Kampar melalui Dinas Pendidikan. Pada Rabu pekan lalu, Gugus III telah melaksanakan workshop Gasing yang diikuti sebanyak 69 guru kelas IV, V dan VI di Gugus III. Adapun 10 sekolah tersebut di antaranya SDN 001, SDN 002, SDN 005, SDN 012, SDN 020, SD Babul Huda, Al Hikmah dan SD Advent. Terakhir sekolah inti yakni SDN 011 Desa Baru.

Sebagai nara sumber pada workshop tersebut yakni para guru yang sebelumnya telah mendapat pelatihan Metode Gasing di Bangkinang beberapa waktu lalu. Di antaranya Ibu Ita Konstani, ibu Yanti, Ibu Endang serta Pak Sastra dari SDN 011 Desa Baru.

"Mereka yang mendapat ilmu dari pelatihan tersebut, mengimbaskan kepada guru-guru lainnya. Sehingga guru lain pun bisa menerapkan pembelajaran dengan metode Gasing ini," ujar Salim lagi mengakhiri.(Andi)

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini