Siswa Kembali Bersekolah, ISPU Pelalawan Kategori Sedang

Redaksi Redaksi
Siswa Kembali Bersekolah, ISPU Pelalawan Kategori Sedang
ist.net
PELALAWAN, riaueditor.com - Setelah diliburkan selama dua hari, Senin (17/2) mulai siswa kembali bersekolah seperti biasa. Sebelumnya siswa di 4 Kecamatan terpaksa diliburkan dikarenakan kabut asap akibat Kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Pelalawan membahayakan kesehatan. Keempat Kecamatan tersebut yakni Teluk Meranti, Pelalawan, Langgam dan Ukui.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Pelalawan MD Rizal, SPd,MPd melalui Kabid Kurikulum Salbiah membenarkan bahwa setelah menerima surat rekomendasi dari Dinas Kesehatan untuk meliburkan siswa akibat indeks standart pencemaran udara (ISPU) tergolong tidak sehat, maka Disdik yang berkoordinasi dengan UPTD Kecamatan maka hanya 4 Kecamatan saja yang diliburkan. "Kita liburkan kemarin Jumat (15/2) hingga Sabtu (16/2)," ujarnya.

Informasi terakhir, usai berkoordinasi dengan sejumlah UPTD di Kecamatan pada hari ini Minggu (16/2) asap mulai menipis dan udara semakin membaik. "Oleh karena itu Kita putuskan agar besok Senin (17/2) siswa di 4 Kecamatan yang diliburkan kembali bersekolah sama dengan 8 kecamatan lainnya. Tapi ini tetap situasional, jika kondisi besok memburuk maka siswa akan dipulangkan," jelasnya.

Sementara, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Pelalawan Samsul Anwar mengungkapkan bahwa saat ini ISPU Pelalawan dalam kategori sedang. Tolak ukurnya di Pekanbaru. Karena saat ini di Pekanbaru  ISPU berada di bawah 100 berarti tingkat pencemaran udara berkurang. "Kita tidak punya Alat pengukur ISPU, jadi pengukurannya mengikuti Pekanbaru saja. Terakhir ISPU Kita di angka 92 ini kategori sedang. Sementara Hot Spot yang terpantau terakhir cuma tinggal satu yakni di Kecamatan Teluk Meranti saja," jelasnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes Pelalawan) Pelalawan Dr Endit Pratikno mengatakan surat rekomendasi yang Kita beri ke Disdik kemarin sifatnya rekomendasi dan bukan perintah. Keputusan tetap ditangan Disdik. "Kita melihat peningkatan penderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut ISPA dan ISPU Kota Pekanbaru. Soal keputusan tentu pihak Disdik yang menentukan dengan berkoordinasi ke UPTD Disdik di Kecamatan.Tapi bila dicermati tingakat ketebalan asap mulai menipis begitu juga penderita ISPA tidak banyak mengalami peningkatan dan ISPU Kota Pekanbaru sebagai tolak ukur dibawah 100." Tukasnya.(JUL)



Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini