SMPN 7 Keluhkan Kekurangan RKB

Redaksi Redaksi
SMPN 7 Keluhkan Kekurangan RKB
Dra Hj Rima Pepitra
PEKANBARU, riaueditor.com- Akibat kekurangan Ruang Kelas Belajar (RKB), SMPN 7 Pekanbaru terpaksa mengambil kebijakan dengan dua shift  dalam melakukan proses belajar mengajar. Disisi lain, usulan untuk menambah RKB sejauh ini belum mendapat respon.

"Saat ini kami kekurangan sembilan RKB. Idealnya, SMP ini paling tidak punya 22 RKB. Dari 15 RKB yang tersedia, hanya 13 RKB yang  digunakan karena 2 RKB lainnya terpaksa difungsikan sebagai mushalla," keluh Kepala MPN 7 Pekanbaru, Dra Hj Rima Pepitra saat ditemui, Selasa siang (25/2).

Rima Pepitra mengatakan, untuk mengakomodir kegiatan belajar mengajar tetap berlaangsung, maka pihaknya menempuh kebijakan dengan dua shif. Ada yang masuk pagi dan ada yang masuk siang.

Dijelaskan Rima,  selain kekurangan RKB, mushala yang dibangun juga dalam kondisi terbengkalai akibat ketiadaan dana. Dari 15 RKB yang ada, dua RKB lainnya digunakan untuk ruang multifungsi dan mushala, serta satu ruang kelas lainnya untuk ruang serba guna.

"Memang kami punya RKB15, tapi karena mushalla sekolah masih terbengkalai maka salah satu  ruang kelas lah yang kami gunakan sebagai mushala, dan satu ruang kelas lagi menjadi ruang serba guna," ungkapnya.

Rima menjelaskan, kondisi tersebut telah disampaikan ke Dinas Pendidikan (Disdik) kota Pekanbaru dan dinas-dinas terkait, namun sampai saat ini belum ada realisasinya.

Ia berharap, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui instansi terkait, memberikan perhatian agar proses belajar bisa berlangsung normal. "Saya hanya bisa berharap agar Pemko Pekanbaru dapat memberi perhatian sekaligus merealisasikan usulan kami pada 2015 ini," ujar Rima. (fin)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini