SDN 37 Dinilai Kurang Mendapat Perhatian Pemerintah

Redaksi Redaksi
SDN 37 Dinilai Kurang Mendapat Perhatian Pemerintah
fin/riaueditor.com
Foto 1. Kondisi genangan air di halaman depan SDN 37 Pekanbaru Jalan Garuda Sakti Kecamatan Tampan. Foto 2. Kepsek SDN 37 Pekanbaru, Gimin SPd.
PEKANBARU, riaueditor.com – Memperoleh sertifikat sebagai peserta pada kegiatan semiloka pembinaan teknis SD pembina di Indonesia tahap I Regional II pada Agustus 2015 lalu, ternyata tak membawa dampak signifikan. Buktinya, sarana dan prasarana pendidikan di SD 37 Pekanbaru, Jalan Garuda Sakti Kecamatan Tampan masih jauh dari harapan. 

Hal ini disampaikan Kepala SD 37 Pekanbaru, Gimin SPd, kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya usai acara penyerahan zakat kepada siswa SD se UPTD Tampan, Jumat (22/4).

"Ini sungguh ironis, SD Negeri 37 merupakan sekolah binaan nasional yang masih akreditasi B. Akan tetapi perhatian pemerintah pusat maupun daerah masih sangat minim. Padahal dengan status binaan nasional, sekolah ini marwah daerah kota Pekanbaru. Rasanya saya tak layak memperoleh sertifikat dari Dirjen Dikdasmen," ujarnya sambil menunjuk sertifikat yang tergantung di dinding ruang kerjanya.

Ia menjelaskan, akibat kekurangan ruang kelas belajar pihaknya terpaksa mengambil kebijakan dengan sistim belajar pagi dan sore. " 20 kelas belajar pagi, dan 10 kelas lagi siswa belajar sore," terang Gimin.

Gimin mengatakan, sebagai sekolah binaan nasional siswanya harus ikut berbagai lomba. Baik lomba akademis maupun non akademis. Kendati demikian, tahun ini pihaknya tetap menargetkan SD 37 yang ia pimpin masuk 10 besar lulus terbaik se Kota Pekanbaru.

Sementara ketika disinggung mengenai halaman sekolahnya yang digenangi air akibat hujan, Gimin mengaku sudah berkali-kali melaporkannya ke Disdik Pekanbaru agar di paving block. "Kemungkinan tahun 2017 mendatang baru bisa direalisasikan," ujarnya.

Menyikapi soal genangan air di halaman depan SD 37 yang satu area dengan SD 136, Kepala Dinas Pendidikan ((Disdik) kota Pekanbaru, Abdul Jamal mengaku pihaknya sudah mengiventarisir masalah tersebut.

"Soal genangan air di SD 37 ini sudah kita inventarisir. Insyaallah akan kita atasi dengan membangun paving block tahun 2017 mendatang," ujar Abdul Jamal singkat. (fin)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini