PT BM Sosialisasikan Buku Kurikulum 2013

Redaksi Redaksi
PT BM Sosialisasikan Buku Kurikulum 2013
fin/riaueditor.com
Suasana saat sosialisasi buku Kurikulum 2013 di SMKN 3 Pekanbaru. Hj Lionarmi tampak tengah memberi pengarahan ke sejumlah Kepala sekolah.
PEKANBARU, riaueditor.com– Sebagai langkah awal sebelum di distribusikan ke sekolah-sekolah,  PT Bawen Mediatama (BM) melakukan sosialisasi buku kurikulum 2013 di hadapan puluhan Kepala sekolah yang dipusatkan di SMKN 3 Pekanbaru, Rabu (17/9).

Sosialisasi buku kurikulum 2013 yang diikuti Kepala SMA/SMK Negeri dan Swasta se- Kota Pekanbaru ini, dimediasi oleh Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru, Prof DR Zulfadil SE MA melalui Kasi Pengembangan SMA/SMK, Dra Hj Lionarmi.

Dalam paparannya, menejemen PT BM, Joko Susilo selaku distributor buku di 7 Kota/Kabupaten di Riau mengatakan, sesuai dengan mandat pihaknya ditugaskan untuk mendistribusikan buku kurikulum 2013 di tingkat SD, SMP, SMA/SMK.

Joko Susilo mengatakan, untuk memperoleh buku kurikulum 2013, sekolah harus menyampaikan surat pemesanan kepada penyedia sesuai dengan jumlah siswa, guru kelas dan guru mata pelajaran.

Adapun buku kurikulum 2013 untuk yang akan di distribusikan untuk tingkat SMA/SMK, jumlahnya 8 buku mata pelajaran dengan harga Rp 114 ribu sesuai dengan harga yang ditentukan dari Kementerian sampai ke sekolah-sekolah.

Satu bulan belakangan ini PT BM diberi mandat untuk mendistribusikan buku di 7 Kota/ Kabupaten. Yakni, Pekanbaru, Rokan Hulu, Bengkalis, Rihil Siak, Meranti, Rokan Hilir.

Ketika ditanya kenapa tidak semua Kota/ Kabupaten di Riau, Joko Susilo mengatakan "itulah yang tidak bisa saya jawab. Mungkin sudah ada yang ditunjuk sebelumnya. Tapi sekali lagi, itu mungkin ya," ujarnya.

Sementara itu, Lionarmi menjelaskan pengadaan buku kurikulum 2013 ini diadakan dan dicetak oleh Gramedia grup. Untuk pendistribusiannya PT BM yang ditunjuk. Untuk membeli buku ini, sekolah menggunakan dana BOS Semester I (Juni-Desember) sesuai dengan surat edaran dari Kemendikbud.

Ia mengatakan, sebelum mereka mendapatkan buku ini kemarin mereka menggunakan shopcopy yang dikirim ke sekolah-sekolah dari Kementerian melalui Dinas. Lionarmi mengatakan, shopcopy yang digunakan disesuaikan dengan materi yang disampaikan ke guru dan siswa, ujarnya. (fin)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini