Kesejahteraan Guru DTA Jadi Topik Hangat Pembahasan Reses II Anggota DPRD Pelalawan

Redaksi Redaksi
Kesejahteraan Guru DTA Jadi Topik Hangat Pembahasan Reses II Anggota DPRD Pelalawan
zul/riaueditor.com
Kesejahteraan Guru DTA Jadi Topik Hangat Pembahasan Reses II Anggota DPRD Pelalawan.
PKL.KERINCI, riaueditor.com - Terkait masih rendahnya gaji para guru Diniyah Ta`wiliyah Awaliyah (DTA) yang dulunya Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) yang bergaji Rp. 300 ribu per guru dan masih ada 500 guru yang belum digaji Pemkab Pelalawan menjadi topik pembahasan hangat dalam Reses II anggota DPRD Pelalawan Dapil I Abdullah A.Md bersama Forum Komunikasi Diniyah Ta`wiliyah Awaliyah (FKDTA) dan Kepala DTA di aula Pondok Koki Simpang Kualo Pangkalan Kerinci, Jumat (28/8/2015).

Dijelaskan Abdullah, di Kabupaten Pelalawan ada sebanyak 2300 guru DTA. 1800 guru ngaji sudah digaji Pemkab Rp. 300 ribu per bulan dan sudah berlangsung selama 3 tahun. Sementara 500 guru lagi belum digaji Pemkab dan hanya menerima gaji melalui iuran wali murid atau melalui anggaran yayasan.

"Rp. 300 ribu per guru setiap bulannya masih tergolong kecil. Para guru menyampaikan agar gaji mereka dinaikkan yang sewajarnya berkisar Rp. 500 ribu per guru. Begitu juga 500 guru yang belum digaji meminta untuk dianggarkan gajinya," ujarnya.

Dikatakan Abdullah, apa yang diinginkan oleh para guru DTA soal kesejahteraan dalam Hal ini gaji merupakan Hal yang wajar. "Inilah gunanya Kita melakukan Reses menampung aspirasi masyarakat. Apalagi mereka guru DTA ini memberikan pengajaran agama dan moral akhlaq. Sudah seharusnya mereka ini diperhatikan oleh Pemerintah dan Pemkab Pelalawan harus menganggarkan gaji yang wajar bagi mereka," tukasnya. (zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini