Kejar Ketinggalan Pelajaran, Ini Trik Jitu Beberapa Sekolah di Pekanbaru

Redaksi Redaksi
Kejar Ketinggalan Pelajaran, Ini Trik Jitu Beberapa Sekolah di Pekanbaru
internet
aktivitas di sekolah
PEKANBARU, riaueditor.com - Akibat kabut asap dan kondisi udara di Kota Pekanbaru kian parah menyebabkan siswa di Pekanbaru ketinggalan pelajaran akibat sering diliburkan. Menyikapi persoalan ketertinggalan pelajaran, beberapa sekolah di Pekanbaru salah satunya SMA Negeri 14 mengaku memiliki trik jitu untuk mengejar ketertinggalan pelajaran selama ini.

"Trik tersebut dinilai mampu menutupi ketertinggalan pelajaran bagi peserta didik," demikian diungkapkan Waka Humas SMAN 14 Pekanbaru, H Ishak SH.

Menurut Ishak, trik jitu tersebut adalah dengan menyicil tugas dan pekerjaan rumah serta membahas rangkuman materi pelajaran yang tertinggal. Selain itu, lanjut Ishak, siswa juga diberikan tugas sesuai dengan indikator selama libur, kemudian ditambah dengan tugas terstruktur seperti mengerjakan soal-soal dalam bentuk latihan dan LKS oleh masing-masing guru bidang studi.

"Dengan diterapkan trik jitu tersebut ketertinggalan materi pelajaran bisa dikejar," terang Ishak optimis.

Lain halnya dengan SMPN 26 Pekanbaru, dimana Kepala sekolahnya menghimbau agar para orang tua siswa tidak perlu cemas. Selama libur berlangsung akibat kabut asap, siswa SMPN 26 Pekanbaru tetap belajar.

"Peserta didik telah diberikan tugas oleh guru bidang studinya masing-masing. Dikarenakan pekatnya kabut asap, siswa diliburkan. Menyikapi kondisi tersebut, SMPN 26 Pekanbaru mengambil kebijakan dengan memberikan tugas kepada siswa untuk dikerjakan di rumah. Walaupun sekolah libur, siswa tetap belajar," kata Kepala SMPN 26 Pekanbaru Dra Hj Asmarita Nasir MA.

Begitu pula dengan SMPN 29 Pekanbaru yang memiliki cara agar anak-anak tetap belajar dan tidak ketinggalan pelajaran.

"Selama libur berlangsung akibat kabut asap, siswa SMPN 29 Pekanbaru diberikan tugas oleh guru sesuai dengan bidang studinya masing-masing. Dengan begitu siswa tetap belajar," kata Kepala SMPN 29 Pekanbaru Syafrida Ali SPd.

Menurut Ida panggilan Syafrida Ali majelis guru sudah mengadakan rapat. Dimana setiap guru bidang studi memberikan tugas kepada siswa untuk mempelajari materi yang telah ditentukan oleh masing-masing guru bidang studi. "Kebijakan ini dibuat menindaklanjuti anjuran dan arahan Disdik kota Pekanbaru," terangnya.

Lebih lanjut, Ida, mengatakan, dengan tugas yang diberikan, diharapkan peserta didik tetap belajar di rumah. Sehingga orangtua siswa tidak kecewa. Walaupun sekolah libur, anaknya tetap belajar.

"Kita menghimbau kepada orangtua siswa agar memperhatikan dan mengawasi putra putrinya agar mengerjakan tugas yang diberikan oleh masing-masing guru bidang studi tersebut," paparnya.

Menyikapi ketinggalan pelajaran selama libur berlangsung, maka Ida menjelaskan, pihaknya nanti akan mengejar ketertinggalan dengan menambah jam balajar. "Nanti kalau sudah masuk seperti biasa, kita semua para guru bidang studi akan melakukan tambahan materi pembelajaran setiap hari Sabtu. Sehingga ketertinggalan materi itu dapat teratasi," pungkas Ida optimis. (ade)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini