Disdik Sosialisasikan Peningkatan Mutu Penyelenggaraan PKBM

Redaksi Redaksi
Disdik Sosialisasikan Peningkatan Mutu Penyelenggaraan PKBM
anje/riaueditor.com
Sosialisasi Peningkatan mutu penyelenggaraan PKBM oleh Dinas pendidikan dan kebudayaan.

SELATPANJANG, riaueditor.com – Sebagai Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat, PKBM memiliki peranan sebagai fasilitator bagi masyarakat golongan tidak mampu untuk mengenyam pendidikan yang berkualitas, sebagai lembaga pemberdayaan masyarakat juga sebagai pusat pelayanan dan sumber informasi.

Demikian yang disampaikan Edi Juniawan SPd MPd, Kabid PNFI Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab Kepulauan Meranti saat membuka Sosialisasi Peningkatan Mutu Penyelenggaraan PKBM, Jum`at (15/12) kemarin. Menurutnya peran PKBM yang cukup besar diharapkan eksistensinya dapat mendukung program pemerintah dalam upaya menuntasan wajar 9 tahun.

"Ini juga menjadi salah satu kunci untuk mengentaskan kemiskinan dengan peningkatan pendidikan dan keterampilan masyarakat, akan menurunkan angka pengangguran," kata Edi dihadapan para pengelola, penilik dan tutor PKBM se Kabupaten Kepulauan Meranti.

Edi menambahkan, PKBM juga salah satu lembaga PLS (Pendidikan Luar Sekolah) yang bergerak aktif  dalam upaya pendidikan kesetaraan. PKBM merupakan tempat belajar yang dibentuk dari, oleh dan untuk masyarakat, dalam rangka usaha meningkatkan pengetahuan, ketrampilan, sikap dan hobi.

Bertitik tolak pada kebermaknaan dan memanfaatkan potensi sumber daya manusia dan sumber daya alam yang ada di lingkungannya, keaneka ragaman program sesuai teknologi yang diperlukan menjadi ciri khas yang ada di PKBM.

Dalam PKBM seluruh kegiatan yang dilakukan pada dasarnya dibuat sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekitar. Salah satunya adalah kebutuhan dalam hal pendidikan. Upaya pemenuhan kebutuhan akan pendidikan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam menuntaskan wajar 9 tahun.

Untuk itu, dalam PKBM diaplikasikan dalam bentuk Program Paket A setara SD/MI dan paket B. Program tersebut dimaksudkan agar bisa menjadi wadah menggali pengetahuan bagi golongan masyarakat tidak mampu. Selain itu, program tersebut juga disiapkan bagi mereka yang tidak lulus pada Ujian Nasional, sehingga harus mengikuti program kesetaraan, pungkas Edi. (anje)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini