Walikota Sidak di Hari Pertama UN

Disdik Diminta Tata Bangunan SMP Negeri 26 Pekanbaru

Redaksi Redaksi
Disdik Diminta Tata Bangunan SMP Negeri 26 Pekanbaru
fin/riaueditor.com
Wako Pekanbaru Firdaus ST MT tampak tengah menunjuk salah satu parit sekolah yang dinilai mubajir. Ia didampingi oleh Zulfadil, Fajri Hidayat dan Asmarita.
PEKANBARU, riaueditor.com- Hari pertama ujian nasional (UN) tingkat SMP, Walikota (Wako) Pekanbaru Firdaus ST MT melakukan inspeksi mendadak (sidak) di tiga sekolah. Sidak diawali dari SMP Negeri 12 kemudian ke SMP Negeri 18. Sidak kemudian dilanjutkan ke SMP 26 Pekanbaru, Kecamatan Tenayan Raya.

Kedatangan Wako bersama sejumlah pejabat tersebut disambut langsung oleh Kepala SMP Negeri 26 Pekanbaru, Dra Hj Asmarita Nasir MA didampingi Camat Tenayan Raya, Abdurrahman dan Lurah Sail, Zulharijan, Senin (5/5).

Sesampai di SMP Negeri 26, Wako Pekanbaru meninjau langsung satu demi satu ruang kelas tanpa memasuki ruangan. Kemudian, ia pun melihat sejumlah sudut sekolah guna melihat berbagai fasilitas.

Ia pun memanggil Kadisdik Prof DR Zulfadil SE MBA dan Kabid Sarana Prasarana Fajri Hidayat. “Pak Fajri, tolong sekolah ini ditata dengan baik. Tolong buat master plannya. Nantinya biar bisa direvitalisasi dibangun bertingkat. Pokoknya saya ndak mau melihat bangunan sekolah seperti ini berserak,” ujarnya lagi.

Wako menambahkan agar Kabid Sarana & Prasarana Disdik Pekanbaru, Fajri ST MT agar bangku dan meja belajar yang tak terpakai agar dibuat usulan penghapusan asset. Sebab, meski sudah usang dan dan tak bisa digunakan lagi, masih tercatat sebagai asset oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Begitu juga dengan Kepala SMP Negeri 26 Asmarita Nasir, Wako menginstruksikan agar sampah jangan dibakar melainkan didaur ulang. "Saya minta sampah-sampah seperti ini jangan dibakar, tapi didaur ulang. Tolong ini ditata dengan baik, jangan seperti ini," ujar Firdaus.

Tak sampai disitu, kantin dan sumur yang terletak di belakang sekolah juga tak luput dari perhatian Wako. Ia mengatakan, sumur ini jangan ditutup tapi difungsikan menggunakan mesin pompa air untuk disalurkan ke penampungan. "Kantin ini juga saya minta dibenahi," ujarnya.

Bagian parit sekolah dan saluran drainase juga menjadi perhatian Wako. Ia pun mempertanyakan fungsi parit sekolah yang dinilai tidak ada guna. Sebab saluran airnya tidak jelas. Untuk itu Camat Tenayan Raya diminta untuk berkoordinasi dengan warga perumahan yang berada di sebelah pagar sekolah agar saluran pembuangan air bisa lancar.(fin)

Tag:
Un

Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini