Cegah Kecurangan, DPRD Rohil Terus Pantau Penerimaan Murid Baru

Redaksi Redaksi
Cegah Kecurangan, DPRD Rohil Terus Pantau Penerimaan Murid Baru
ram
Pelaksanaan penerimaan murid baru di SMAN 2 Bangko
BAGANSIAPIAPI, riaueditor.com - Guna menjaga transparan dalam penerimaan murid baru di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) DPRD terus memantau pelaksanaan penerimaan siswa baru di SMAN 2 Bangko. Meski Selasa (23/6) ini merupakan hari kedua pelaksanaan penerimaan siswa baru.

Hal ini diakui oleh anggota DPRD Rohil, Yohanis meyebutkan pemantauan penerimaaan siswa baru dilakukan guna ketransparanan dalam penerimaan siswa baru terutama di SMAN 2 Bangko bisa tercipta sehingga tidak menimbulkan permasalahan.

" Ketua Komite dan panitia wajib berdampingan agar mencegah dari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Alhamdulillah, sampai hari ini sudah 218 siswa terdaftar," kata Yohanis yang juga menjabat sebagai Ketua Komite.

Menurut Politisi partai Hanura ini, dihari kedua ini pihaknya banyak dicerca pertanyaan oleh para wali murid yang mendaftarkan anaknya ke sini. Kendati demikian dirinya menanggapi beberapa pertanyaan tersebut saya menjelaskan sesuai yang diketahuinya karena sebelumnya pertanyaan sampai pihaknya lebih dahulu bertanya langsung oleh pihak Kadisdik Rohil.

" Disinggung SMAN 1 buka pendaftaran terlebih dahulu dari sekolah lainnya se Rohil, SMAN 1 Bangko melakukan itu sudah dapat arahan dari pihak Disdik Rohil dan sebelumnya pihak SMAN 1 sudah melayangkan permohonan ke Disdik. Ya, gunanya mereka ingin menjaring siswa-siswa unggulan dari tamatan SMP se Rohil," papar Yohanis.

Meski begitu, Yohanis juga menyayangkan hal tersebut terjadi. Karena disitu bisa saja diduga ada indikasi permainan pendaftaran dari oknum sekolah terhadap siswa baru dan wali murid menggunakan uang pelicin.

"Kita tahu program Kemendikbud sudah tertera dengan terstruktural dan berbasis managemen tinggi. Maka dari itu kita sebagai pelaksana dilapangan harus mengacu pada segala peraturan yang sudah ditetapkan dan jangan tetlalu melampaui dalam mengambil kebijakan," imbuh Yohanis Kembali.

Yohanis minta kepada Disdik agar dapat menjalankan segala program pendidikan dengan baik dan benar. Janganlah pendidikan dijadikan satu ajang kesempatan guna meraup keuntungaan yang dikerjakan oleh oknum-oknum sekolah yang tidak bertanggung jawab. Banyak yang akan dirugikan dari ulah tersebut.

" Rohil adalah Kabupaten yang cukup memprihatinkan didunia pendidikan se Provinsi Riau ditahun ini. Bahkan data yang saya dapatkan dari Disdik, Kabupaten Rohil menjadi juru kunci (peringkat terakhir,red)," ujarnya.

Kepada Disdik Rohil, Yohanis mengharapkan mampu memperbaharui keadaan mutu pendidikan di Rohil. Tingkatkan program mutu pendidikan utamanya proses belajar mengajar dan kesejahteraan guru juga harus diperhatikan.

"Rubahlah sistem yang ada saat ini, lakuan langkah terbaik guna meningkatkan kualitas pendidikan Kabupaten Rokan Hilir," tandas Yohanis.(ram)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini