4 Hal yang Jadi Perhatian Nadiem pada Seleksi Tahap 1 PPPK Guru Honorer

Redaksi Redaksi
4 Hal yang Jadi Perhatian Nadiem pada Seleksi Tahap 1 PPPK Guru Honorer
Mendikbud Nadiem Makarim (kiri) mengikuti rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (16/11/2020). Rapat membahas evaluasi program belajar dari rumah terkait subsidi kuota internet serta isu-isu kesiapan rekrutmen guru ho

JAKARTA - Menteri Pendidikan, kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim, menyampaikan sejumlah hal terkait seleksi tahap 1 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2021.

Dirinya menyampaikan bahwa ada sekitar 100 ribu guru honorer telah dinyatakan lulus mengikuti seleksi tahap 1 PPPK Kemendikbudristek.

"Saya sampaikan selamat kepada guru honorer yang sudah lulus PPPK 2021 tahap I. Ada 100 ribu yang lulus, mohon tepuk tangannya," kata Nadiem dalam rapat kerja Komisi X DPR RI, Kamis, 23 September 2021.

Kendati begitu, Nadiem mengungkap dalam seleksi tersebut ternyata masih banyak formasi kosong yang belum terisi oleh calon pelamar.

"Walaupun formasinya sudah terbuka, tapi enggak semuanya melamar kepada posisi-posisi tersebut," ungkap Nadiem dalam rapat dengan Komisi X DPR, Kamis kemarin.

Tak hanya itu, Nadiem juga mengungkap sejumlah daerah terpencil yang menurutnya sepi peminat.

Berikut merupakan deretan pernyataan Nadiem terkait seleksi tahap 1 PPPK guru honorer, yang telah dirangkum dari Liputan6.com:

1. Jumlah Peserta Lulus di Seleksi Berikutnya Diyakini Meningkat

Nadiem menegaskan, jumlah 100 ribu guru honorer yang akan diangkat menjadi guru PPPK tersebut baru berdasarkan rekap awal.

Angka 100 ribu guru honorer itu, merupakan 30 persen dari total 326.476 formasi yang mendapatkan pelamar. Nadiem yakin, jumlah guru honorer yang lolos dan akan diangkat menjadi guru PPPK akan terus bertambah pada tes seleksi berikutnya.

"Lebih banyak lagi yang akan diangkat setelah ujian seleksi kedua dan ketiga. Alasannya banyak, mereka tentunya sudah mengetahui (materi) tes yg pertama, tes kedua biasanya akan meningkat," ujarnya.


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini