Kabiro PBJ Riau: Pemenang Lelang Pengadaan Kapal Perikanan Punya Surat Sewa Galangan Kapal

Redaksi Redaksi
Kabiro PBJ Riau: Pemenang Lelang Pengadaan Kapal Perikanan Punya Surat Sewa Galangan Kapal
riaueditor.com/har

PEKANBARU, riaueditor.com - Tudingan miring LSM Masyarakat Riau Peduli Bangsa (MRPB) yang menyebutkan CV JOE & CO pemenang lelang Pengadaan Kapal Perikanan APBD Riau Tahun 2021, diduga tidak memiliki galangan kapal dibantah Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setdaprov Riau dengan adanya surat sewa antara direktur CV JOE & CO dengan Indra Syahril, yang katanya pengusaha industri galangan kapal di Selatpanjang.

Tudingan ini berawal dari jawaban surat sanggah yang dilayangkan tim Pokja 02 Paket Pengadaan Kapal Perikanan ke CV Bengkalis Marine Fiber yang menyebutkan galangan kapal milik CV JOE & CO adalah berupa surat perjanjian sewa antara direktur CV JOE & CO dan Syaiful Bahari yang ditanda tangani di atas materai oleh kedua belah pihak dan dilengkapi dengan kwitansi pembayaran sewa serta dapat menunjukan dokumen asli pada saat pembuktian kualifikasi.

Dinyatakan lagi oleh Pokja 02 bahwa penawaran teknis personil milik CV JOE & CO berdasarkan hasil deskripsi aplikasi Apendo dinyatakan memenuhi kriteris evaluasi yang ditetapkan.

"Perjanjian sewa ini sangat tidak relevan dan sangat janggal, di mana direktur CV JOE & CO adalah saudara Saiful Bahari. Artinya surat perjanjian sewa tersebut terkesan dibuat-buat," ungkap Indra Pahlawan Sekjen LSM MRPB kepada riaueditor.com, Selasa (1/9/2021).

Ditemui di ruang kerjanya, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setdaprov Riau, Agus Salim menegaskan bahwa CV JOE & CO melakukan perjanjian sewa dengan pengusaha galangan kapal yang bernama Indra Syahril sembari membuka dokumen penawaran tanpa merincikan nama dari industri galangan kapal yang dikelola Indra Syahril.

"Disitu ada kesalahan pengetikan saja, yang semestinya perjanjian sewa antara direktur CV Joe & Co dengan nama si pemilik lahan, namun terketik perjanjian sewa antara direktur CV Joe & Co dan Syaiful Bahri, dokumen perjanjiannya ada kok pak," tandas Agus Salim.

Diberitakan sebelumnya, CV JOE & CO adalah perusahaan pemenang lelang Pengadaan Kapal Perikanan di satuan kerja Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau Tahun 2021 dengan harga penawaran senilai Rp. 2.028.785.907,50.

Dikatakan Agus Salim bahwa mengenai syarat mempunyai galangan kapal adalah peralatan untuk mendukung proses tender atau dukungan proses tender sehingga boleh disewakan.

"Di sini sudah ada surat perjanjian sewa galangan kapal antara Indra Syahril pemilik galangan di Selatpanjang dengan Saiful Bahri direktur CV JOE & CO sebagai peserta lelang," kata Agus Salim didampingi tiga orang bawahannya.

Sementara di dokumen kerangka acuan kerja (KAK), spesifikasi teknis disebutkan mempunyai legalitas galangan kapal, dan pembuatan kapal dilakukan di galangan yang mempunyai tanda daftar Industri. "Artinya legalitas di sini adalah galangan kapal yang memiliki izin resmi," ungkap Indra.

Ditanya mengenai izin industri galangan kapal yang disewakan di sini, Agus Salim dengan tegas menyatakan tidak dipersyaratkan, izin usaha di sini adalah perusahaan yang ikut tender.

"Itu tidak kita persyaratkan, yang kita pegang adalah surat perjanjian sewa tertanggal 1 Januari 2020. Yang kita lihat adalah yang disyaratkan pada peserta tender, kita tidak bisa mengevaluasi yang di luar dokumen," tukas Agus Salim.

Dengan gamblang Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa provinsi Riau ini tidak mempermasalahkan berizin atau tidaknya industri galangan kapal yang disewa peserta atau pemenang lelang, dalam hal ini CV JOE & CO yang beralamatkan di Jl. Tanjung Harapan Selatpanjang Kota.

"Itu tidak masuk dalam ranah tugas kita, kita hanya memeriksa ada tidaknya galangan kapal di dokumen mereka, apakah itu milik sendiri atau mereka sewa. Jika disewa tentu harus dilampirkan surat perjanjian sewa menyewanya," tukas Agus Salim.

Dijelaskan Agus Salim, secara teknis persyaratan tender itu dibuat oleh instansi teknis terkait, sehingga yang melakukan evaluasi juga instansi bersangkutan, "Karena secara teknis mereka yang melakukan pengadaan barang atau jasa, mereka juga pengguna anggarannya, bukan di kita," imbuhnya.

Siapa CV JOE & CO

Sekedar mengenang kembali kisah CV. JOE & CO yang berseteru dengan pemkab Bengkalis dan sempat membuat heboh jagat Riau, adalah perusahaan pemenang tender speedboat sebesar Rp1,93 miliar pada akhir 2013 lalu di Bagian Perlengkapan Setdakab Bengkalis untuk operasional Patroli Pol Air Polres Bengkalis.

Kapal tersebut pada Rabu 2 Juli 2014 sempat dilabuhkan di halaman kantor Bupati Bengkalis, karena Pemkab Bengkalis yang tidak mau mencairkan pembayaran dengan alasan kapal tidak dalam kondisi menyala, karena mesin utama tidak berfungsi, genset belum terpasang, Navtex dan peralatan elektronik lainnya belum berfungsi, belum dilakukannya sea trial (uji laik kapal) serta belum adanya Sertifikat Kapal dari instansi yang berwenang. Uji kapal baru bisa dilaksanakan 30 April 2014, tetapi suratnya masih bersifat sementara.

"Karena berbagai persoalan dan pertimbangan atas perkembangan pekerjaan di lapangan, maka Pemkab Bengkalis belum bisa membayarkan proyek tersebut. Langkah tersebut dilakukan tidak berarti Pemkab sengaja mengelak dari tanggungjawab atau sengaja menyulitkan pihak rekanan, tapi murni mengikuti aturan dan ketentuan yang ada," tegas Aulia Kabag Perlengkapan Setdakab Bengkalis, selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) kegiatan saat itu.

Ditambahkan Aulia, "Terkait penangguhan pembayaran juga diperkuat Rekomendasi dari Konsultan, mengingat speedboat belum dapat difungsikan," pungkasnya.

Hingga akhirnya keluar putusan pengadilan yang memenangkan gugatan CV JOE & CO terhadap Bupati, Sekda dan Bagian Perlengkapan pada 23 Februari 2016 lalu.(har)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini