Dinas Perkebunan dan Peternakan Kuansing Taja Pelatihan Teknis Budidaya Kelapa Sawit

Redaksi Redaksi
Dinas Perkebunan dan Peternakan Kuansing Taja Pelatihan Teknis Budidaya Kelapa Sawit
Pelatihan Teknis Budidaya Kelapa Sawit yang digelar Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Kuansing.(Foto: RA)

PEKANBARU- Kadis Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) Andriyama Putra, S.Hut, M.Si membuka pelatihan Teknis Budidaya Kelapa Sawit bertempat Hotel Furaya Pekanbaru, Senin (8/6/2026).

Kegiatan ini belangsung mulai 8-13 Juni 20226 yang diikuti sebanyak 185 orang peserta dari berbagai kelompok tani yang tersebar di beberapa kecamatan se Kabupaten Kuantan Singingi

Selain Kadis Perkebunan dan Peternakan kegiatan ini dihadiri juga Direktur utama Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kepala Divisi penyaluran dana pengembangan SDM perkebunan Murad Putra, SE,M.Sc, Kepala Badan Penyuluhan SDM Pertanian Dr.M. Apuk IsmaniL,SP.. M,Si, Dinas Perkebunan Provinsi Riau Rayen Pribadi,M.Si, Direktur utama Best Planter Indonesia (BPI) Ir. Heri Dwi Basuki, MM, Sekretaris Disbunak Kabupaten Kuantan Singingi Raja Rafli,SP serta para narasumber.

Kadis Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Kuantan Singingi Andriyama Putra menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari Program Kemitraan Badan Pengelola Dana Perkebunan ( BPDP) kelapa sawit dengan secara rutin mengadakan program pelatihan untuk petani dan pekebun seluruh Indonesia. Pelatihan dari BPDP merupakan hasil kerja sama dengan Direktorat Jenderal Perkebunan dengan Best Planter Indonesia (BPI)

Ditambahkannya, kegiatan ini juga dalam rangka pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi petani sawit khususnya petani sawit di Kabupaten Kuansing. Para peserta dibagi dalam enam kelas dan akan mendapatkan pembelajaran teori maupun praktik lapangan untuk meningkatkan kemampuan teknis panen dan pengelolaan hasil panen sawit yang sesuai standar.

Selain itu, pelatihan ini diadakan untuk memperkuat pengetahuan dan keterampilan teknis anggota kelompok tani dalam budidaya kelapa sawit, khususnya terkait pemeliharaan tanaman belum menghasilkan dan tanaman menghasilkan awal.

Untuk itu, dirinya berharap setiap peserta pelatihan Teknis Budidaya Kelapa Sawit agar banyak berdiskusi dengan narasumber tentang permasalahan yang dihadapi, agar setiap permasalahan dapat diatasi.

"Jika penen melimpah petani sejahtera" tutup Andriyama

Sementara Direktur Utama Best Planter Indonesia (BPI) Ir.Heri Dwi Basuki,MM menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk nyata pengembalian manfaat dana sawit kepada petani.

Kelapa sawit merupakan komoditas unggulan Indonesia yang saat ini masih menjadi nomor satu di dunia. Karena itu, produktivitas dan daya saingnya harus terus dijaga. Salah satu kuncinya adalah meningkatkan kemampuan dan keterampilan petani

Saat ini masih banyak potensi pendapatan yang hilang di tingkat kebun akibat buah dipanen terlalu muda, brondolan tidak terkutip, atau penanganan hasil panen yang belum sesuai standar.

“Inilah dana sawit dari petani kepada petani yang dikelola negara, dan hari ini kembali kepada petani,” ujar Heri saat membuka pelatihan

Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa dana yang dihimpun dari sektor sawit dikembalikan kepada petani dalam bentuk peningkatan kapasitas dan keterampilan yang manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Dengan pelatihan ini, para petani kelapa sawit dari Kuansing diharapkan mengelola kebun kelapa sawit dengan baik sesuai dengan standard Good Agricultural Practices (GAP) lebih efisien dan berkelanjutan. Dan mampu mengelola kelembagaan petani (koperasi) terutama dalam hal manajemen dan administrasi keuangan. Sehingga nantinya kebunnya produktif dan keuangan koperasi baik dan sehat.(RA)

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini