Terkait draft RPJMD, Kepala Bappeda Akui Kesalahan

Redaksi Redaksi
Terkait draft RPJMD, Kepala Bappeda Akui Kesalahan
JUL/riaueditor.com
Kepala Bappeda Kabupaten Pelalawan Ir Syahrul
PKL.KERINCI, riaueditor.com - Secara sportif, Kepala Bappeda Kabupaten Pelalawan Ir Syahrul mengakui kesalahan draf usulan revisi Ranperda RPJMD Pelalawan. Dimana dalam revisi Ranperda diusulkan ke DPRD Pelalawan ada satu kata tertulis Kota Pekalongan.

"Kami mengakui ada kesalahan, namun pada prinsipnya penjabaran revisi Ranperda  RPJMD ini tidaklah imitasi apalagi plagiat dari Kota Pekalongan," terang Syahrul saat berbincang dengan wartawan, diruang kerjanya Senin (10/2).

Menurut Syahrul, Kota Pekalongan dengan Pelalawan sangatlah bertolak belakang. Tidak ada kesamaan dengan Kabupaten Pelalawan. "Sangatlah bertolak belakang kabupaten kita dengan Pekalongan. Kita penghasil sawit, perkebunan sementara Pekalongan adalah penghasil batik," bebernya.

Terkait masuknya satu kata Pekalongan di draf revisi Ranperda RPJMD adalah murni kesalahan. Namun usulan revisi Ranperda itu melalui proses pembahasan isian draf itu merupakan hasil-hasil pembahasan yang melibatkan seluruh SKPD, ujarnya.

"Itu hanya acuan, isinya tidak seperti itu. Isi revisi draf Ranperda itu merupakan hasil pembahasan yang melibatkan seluruh SKPD dan intansi terkait," jelas Syahrul seraya menunjuk draf revisi Ranperda secara utuh.

Revisi Ranperda RPJMD ini, sebut Syahrul merupakan intruksi dari Mentri. Tidak saja kabupaten Pelalawan melainkan kabupaten lain juga melakukan revisi Ranperda yang sama. Ranperda RPJMD ini mesti direvisi. Pasalnya, ada beberapa objek pencapaian dikwatirkan tidak tercapai hingga 2016 mendatang.

Begitu juga tambahnya, revisi RPJMD ini baru bersifat Rencana Peraturan Daerah dan masih pembahasan. "Kan ini masih Ranperda belum Perda, lagianpun masih pembahasan," pungkasnya.(JUL)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini